Sukses

Ejakulasi Dini

15 Dec 2014, 23:10 WIB
Pria, 28 tahun.

dok, thun 2009 prnh kcelakaan ptah tangan, rahang & mata jereng smuanya sblah kiri 4 bulan koma skrg uda membaik mnikah 2011 saya hipotensi susah ereksi ejakulasi kosong 3 thun menikah blm punya anak 2 telapak kaki bagian tumit sakit saat bgun tidur di pagi. klo berhubungan cepat lelah pinggang trasa sakit. terima ksih dokter.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ejakulasi dini sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya.
Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini adalah:

  1. Cobalah untuk lebih santai ketika melakukan hubungan intim. Hindari kondisi dikejar deadline atau perasaan ‘harus segera selesai’ ketika melakukannya. Tariklah napas dalam-dalam atau lakukan teknik relaksasi terlebih dahulu
  2. Carilah posisi yang nyaman. Posisi ‘woman on top’ akan lebih nyaman untuk pria
  3. Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang ketika akan berhubungan seksual
  4. Berlatihlah senam kegel untuk membantu mengencangkan otot panggul dan mengontrol ejakulasi dini
  5. Beberapa jenis terapi dapat diberikan bagi mereka dengan ejakulasi dini:

Terkait Impotensi atau Disfungsi Ereksi, Disfungsi ereksi memiliki 2 penyebab, yaitu fisiologis (gangguan secara organis) dan psikologis (gangguan psikis). Untuk melakukan pengobatan Disfungsi Ereksi (DE) haruslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus DE karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.
Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat).
Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Namun tentu saja sebelumnya Anda haruslah berkonsultasi terlebh dahulu ke dokter spesialis Andrologi untuk mengetahui penyebabnya dan menatalaksana secara benar. Dalam hal ini, pasangan memiliki peranan yang sangat besar.

Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

Salam  

0 Komentar

Belum ada komentar