Sukses

Pencegahan Pre-Eklampsia pada anak ke dua
04 Apr 2015, 22:16 WIB
Wanita, 29 tahun.

Siang dok.. dok sy mau tanya,apa yg harus di lakukan untuk mencegah terjadinya pre-eklamsia dok?sebelumnya saya melahirkan anak pertama usia 28w dengan kondisi meninggal dalam kandungan di sebabkan pre-eklamsia berat PEB,dan sekarang sy ingin promil anak kedua..kira2 apa yg harus sy konsumsi agar tidak terkena pre-eklamsia dok??

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

Pre-eklampsia adalah suatu sindrom pada ibu hamil dimana terjadi kenaikan tekanan darah, terdapatnya protein pada urin, dan bengkak pada tungkai bawah. Pre-eclampsia dapat dibagi menjadi dua tipe yaitu pre-eclampsia ringan (PER) dan pre-eklampsia berat (PEB). Pada PEB terjadi sindrom pre-eklampsia yang diikuti dengan gangguan sistem organ lainnya (Ginjal, hati, otak, dsb.). Penanganan untuk pre-eclampsia hendaknya harus diwaspadai dengan cara ibu rutin kontrol ke fasilitas kesehatan baik bidan, dokter umum, maupun dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Ada beberapa dokter yang berpendapat bahwa semakin dini Anda mengalami keadaan preeklampsia pada kehamilan sebelumnya, kemungkinan untuk terjadi lagi pada kehamilan berikutnya sebanyak 15-20%.

Jika kondisi tubuh Anda sudah normal, sudah dapat melakukan aktifitas sehari hari seperti biasa dan tekanan darah Anda sudah normal, Anda bisa hamil kembali, dengan catatan, jika suatu saat Anda hamil kembali harus rajin kontrol ke dokter spesialis kandungan dengan melakukan pemeriksaan ANC (Ante Natal Care) , olahraga, kontrol diet, diet rendah garam, pola makan yang sehat dan teratur dan banyak istirahat.

Dampak pre eklampsia setelah anak lahir tidak bermakna, sedangkan pre eklampsia akan mengganggu proses kelahiran, dan hal ini yang secara tidak langsung memberikan resiko pada bayi, seperti kelahiran prematur, kondisi gawat janin, dan kondisi toksikemia, atau peningkatan zat racun di dalam darah ibu, yang memberikan efek berbahaya pula bagi janin.

Konsumsi asupan nutrisi yang baik dengan kadar antioksidan, magnesium, vitamin (khususnya vitamin D), dan mineral yang cukup, serta perawatan kesehatan gigi dan gusi, dapat membantu memperkecil risiko preeklampsia. Kami menyarankan anda untuk mengkonsultasikan tentang perencanaan kehamilan kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar bisa mengetahui waktu dan apa saja yang harus dipersiapkan agar kehamilan kedua tidak ada masalah.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, Semoga dapat bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar