Sukses

Seputar Herpes

08 Dec 2014, 20:47 WIB
Pria, 21 tahun.

Dokter, saya terkena penyakit herves, di mulut, wajah, leher dan sekitar mata saya. Bagaimana ya cara menyembuhkannya? Lalu obat apa saja yang harus saya konsumsi? Terima kasih.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelumnya izinkan kami mengajukan pertanyaan, dari mana Anda mengetahui bahwa Anda terkena Herpes? Apakah sebelumnya Anda sudah pernah melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter? Sekilas kami akan menjelaskan mengenai penyakit herpes.

Penyakit herpes terdiri dari dua macam, yaitu herpes zooster dan herpes simpleks. Herpes zooster adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh reaktivasi infeksi virus varicella-zooster yang terjadi setelah infeksi primer yang umumnya bermanifestasi sebagai cacar air (varisela) yang menyerang kulit dan mukosa. Sedangkan herpes simpleks adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks tipe I atau tipe II yang ditandai oleh adanya vesikel (gelembung) berkelompok di atas kulit yang sembab dan merah, mengenai alat kelamin dan mukosa mulut.

Apabila Anda sebelumnya pernah terkena cacar air maka kemungkinan besar saat daya tahan tubuh Anda sedang turun, Anda dapat terserang herpes zooster. Kenapa hal ini terjadi? Karena virus yang membuat cacar air bernama virus varicella-zooster dapat dormant (tidur) pada susunan saraf dan saat daya tahan tubuh Anda sedang turun, muncul kembali menjadi herpes zooster. 

Obat antivirus yang diberikan untuk diminum 5x/hari ditujukan untuk mempercepat fase penyembuhan penyakit dengan mematikan virus tersebut. Obat yang terbaik adalah istirahat, jangan menggaruk ruam, makan dengan nutrisi yang cukup, minum obat antivirus, dan obat simptomatik lainnya. Pencegahannya jika belum pernah terkena cacar dan herpes zooster adalah dengan melakukan vaksinasi varicella (cacar air). Kami menyarankan agar Anda melakukan konsultasi ke dokter dahulu agar diketahui diagnosa terkait dengan keluhan Anda dan nanti akan dilakukan pemeriksaan agar mendapatkan terapi yang optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar