Sukses

Myoma dan Kesuburan

08 Dec 2014, 18:47 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok, saya punya myoma sebesar 9x9cm. Pada bulan Jun ukuran nya 6x6cm. Saya disarankan untuk operasi, namun saya takut dengan efek samping nya, karena saya belum punya anak. dan dokter menyarankan saya untuk suntilk trapos. pertanyaan saya adalah apakah ada efek samping dari suntik trapos maupun operasi pengangkatan myom? karena saya masih belum punya anak, saya sangat khawatir akan mempengaruhi fertilitas nantinya. Sangat mohon bantuan. Terima Kasih

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan.

Pertama, izinkan kami menjelaskan tentang mioma. Mioma uteri atau juga dikenal dengan leiomioma uteri atau fibroid adalah tumor jinak rahim yang paling sering didapatkan pada wanita. Leiomioma berasal dari sel otot polos rahim dan pada beberapa kasus berasal dari otot polos pembuluh darah rahim. Jika pertanyaan Anda apakah mioma berkaitan dengan ketidak suburan? Jawabannya adalah iya, namun tentu tidak mutlak seorang dengan mioma divonis tidak dapat memiliki anak.

Mioma tersebut muncul pada 20% wanita usia reproduksi (usia subur) dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaaan rutin.  Leiomioma yang tidak bergejala  terjadi sebanyak 40-50% pada wanita usia > 35 tahun. Pada umumnya unilateral (satu) atau kadang-kadang multipel (> 1). Keguguran atau komplikasi dapat terjadi pada wanita dengan mioma dan salah satu penyebab histerektomi (operasi pengambilan rahim) terbesar. Leiomioma uteri dapat berlokasi di dinding rahim, menonjol melalui rongga endometrium atau permukaan rahim, dan dikenal sebagai subserosa, intramukosa, dan submukosa.

Untuk keluhan mioma, Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi langsung dengan dokter Kandungan untuk keluhan ini. Pertimbangan untuk melakukan suatu pemeriksaan tertentu pastinya sudah didasarkan pada pemeriksaan menyeluruh dan eprtimbangan klinis yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa Anda, terlebih keluhan ini memerlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter untuk menentukan langkah selanjutnya.

Semoga informasi ini membantu. (AN)

Salam

Tim redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar