Sukses

Amankah Oral Seks?

08 Dec 2014, 19:03 WIB
Wanita, 23 tahun.

adakah resiko atau efek samping kepada silaki ketika melakukan seks di mulut ( peis di masukkan ke dalam mulut wanita)?

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Jika Anda atau pasangan sering bergonta-ganti pasangan, maka risiko terkena penyakit menular seks akan semakin tinggi. Artinya, jangankan kesehatan, masa depan dan nyawa pun bisa terancam.

Oral seks tidak dianjurkan karena beberapa hal.  Saliva (cairan ludah pada mulut) merupakan media yang cukup ideal untuk perkembangan bakteri dan virus. Jika kita sudah bicara bakteri dan virus, berarti kita sudah bicara berbagai kemungkinan penyakit menular seksual yang berpotensi dapat ditimbulkan. Oleh karena itu, kebersihan oral dan kelamin merupakan status penentu dalam aman atau tidaknya aktivitas oral seks. Bahkan apabila pasangan menderita infeksi HPV, maka hubungan oral akan menyebabkan peningkatan risiko kejaidan kanker tenggorokan.

Terlebih jika terdapat luka atau sariawan pada mukosa mulut Anda atau pasangan Anda. Jika tersebut terjadi, maka risiko yang ada tidak hanya berisiko terkena HIV namun anda juga berisiko tertular berbagai penyakit lain yang disebabkan oleh darah. Beberapa jenis penyakit yang dapat ditularkan melalui darah diantaranya:

  • infeksi HIV
  • hepatitis B
  • hepatitis C
  • Sifilis
  • Dll

Melakukan hubungan seks yang tidak aman, dengan PSK, terlebih berganti-ganti pasangan, tentu saja akan meningkatkan risiko untuk mengalami IMS (infeksi menular seksual), meskipun aktivitas yang dilakukan sebatas melakukan oral sex. Padahal dengan oral sex saja, infeksi herpes simpleks yang berasal dari genital dapat menyebar hingga ke daerah mulut, demikian juga dengan infeksi gonorrea dan lain sebagainya.

Tidak hanya kebersihan dan kesehatan fisik saja yang berperan menentukan sehat atau tidaknya seseorang untuk melakukan oral seks. Tapi juga kesehatan akal sehat dan moral juga masuk dalam pertimbangan. Pasangan yang setia (yang tidak bergonta-ganti pasangan) lebih rendah terkena risiko bahaya penyakit menular seks.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.

Salam

 

 

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar