Sukses

Benjolan Payudara, Sesak Napas, Haid Tidak Teratur

10 Dec 2014, 21:09 WIB
Wanita, 27 tahun.

Siang Dok, saya belum menikah. sudah 2 minggu ini payudara saya ada benjolan tapi benjolannya di dalam kulit, jadi gak terlihat dibagian luar, ini baru terasa jika di raba kemudian dapat dicari. Di bagian payudara sebelah kanan, baru terasa sakit dan nyeri ketika di di raba/disentuh. Lalu seminggu terakhir ini kok kenapa saya jadi sesak nafas dok, dada saya menjadi sesak? Terus saya haid 4 hari yang lalu, tapi lebih cepat dari waktunya, dan memang haid saya tidak pernah teratur dok. Apakah ini ada pengaruhnya dengan payudara saya dengan munculnya benjolan di bawah kulit? Apakah ini, sudah dikategorikan gelaja tumor / kanker payudara? Apa yang sebaiknya saya lakukan, Dok? Terima kasih.

Ibu/Saudari yang terhormat,

 

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Benjolan atau tumor pada payudara bisa berupa tumor yang jinak maupun yang ganas. Untuk membedakannya perlu diketahui karakteristik tumor tersebut, seperti:

  • Ukurannya, apakah semakin bertambah besar
  • Permukaannya: licin atau berbenjol
  • Dapat digerakkan atau tidak (menempel pada kulit)
  • Bagaimana keadaan kulit  di atasnya
  • Apakah ada nyeri
  • Apakah ada pembesaran kelenjar getah bening di sekitarnya (termasuk ketiak)

 

Benjolan Anda terdapat hanya di sebelah kanan, nyeri jika diraba. Meskipun diperlukan informasi lain seperti apakah mudah digerakkan, apakah kenyal atau keras, dll. namun tampaknya kami menduga bahwa benjolan pada payudara kiri Anda merupakan FAM.

Pada wanita  di bawah usia 30 tahun, tumor tersebut kemungkinan besar merupakan tumor jinak yang disebut fibroadenoma mammae (FAM). FAM merupakan gabungan antara jaringan glandula (kelenjar) dan fibrosa dan terjadi akibat adanya kelebihan hormon estrogen sehingga umumnya akan terjadi pembesaran atau pembentukan benjolan baru saat menstruasi atau hamil karena produksi hormon estrogen meningkat.

Di bawah usia 25 tahun, FAM lebih sering terjadi dibandingkan kista payudara. Selain FAM, penyakit fibrokistik atau dikenal juga sebagai mammary displasia adalah benjolan payudara yang sering dialami oleh sebagian besar wanita.Pada usia muda jarang sekali didapatkan tumor ganas pada payudara kecuali Saudari memiliki riwayat keluarga dengan keganasan pada payudara, Anda perlu lebih waspada terhadap  benjolan di payudara. 

 

Sedangkan sesak napas, atau dalam dunia kedokteran disebut sebagai dyspneu, dapat disebabkan oleh kelainan pada beberapa organ, seperti :

  • Kelainan pada jantung, seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner, kelainan irama jantung, dll
  • Kelainan pada paru, seperti penyakit paru obstruktif kronik, asma, dll. 
  • Kombinasi kelainan pada jantung dan paru
  • Kelainan pada organ lain, seperti kelainan metabolik (asidosis), kelainan neuromuskular, kelainan pada THT, anemia, serangan panik, cemas, GERD (kelainan lambung), dll

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis bedah untuk wawancara medis dan pemeriksaan fisik mendetil serta pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk memastikan diagnosis dan mengetahui apakah terdapat hubungan antara sesak napas dan benjolan pada payudara. Dengan demikian Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah ini pertama kalinya terjadi pada Anda? Bagaimana (berapa hari) siklus menstruasi Anda? Variasi siklus menstruasi yang mundur ataupun maju dalam kisaran waktu 5-7 hari, selama dalam kisaran sklus normal (21-35 hari) masih dalam batas wajar. Banyak hal yang dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi terlambat dan tidak teratur, antara lain:

  • Stres dan depresi
  • Nutrisi yang kurang, penurunan berat badan berlebihan, olahraga berlebihan, obesitas
  • Gangguan hipotalamus dan hipofisis sehingga terjadi ketidak seimbangan hormon dalam tubuh
  • Gangguan indung telur
  • Penggunaan obat-obatan, seperti obat antidepresi, kortikosteroid, kontrasepsi oral, dll
  • Penyakit kronik dan Sindrom Asherman
  • Hamil
  • dll

Adakah salah satu hal di atas terjadi pada Anda?

Jika keluhan semakin mengganggu maka kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk evaluasi menyeluruh.

 

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat. (JF)

 

Salam sehat selalu,

(Tim Redaksi KlikDokter)

0 Komentar

Belum ada komentar