Sukses

Gigi Patah dan Gusi Bengkak

15 Dec 2014, 12:20 WIB
Wanita, 20 tahun.

Salam kenal dok, saya wanita usia 20 thn. Gigi geraham belakang kiri saya sempat patah dan semenjak itu gusi saya sering sakit. Awalnya sakit itu bisa hilang dengan obat pereda nyeri, tapi kemudian muncul kembali dengan sakit yang lebih. Beberapa hari lalu saya ke dokter gigi untuk pengobatan karena saya merasakan gusi bengkak serta menyebabkan rahang saya bengkak pula. Saya dianjurkan untuk segera mencabut gigi sisa patahan geraham belakang tersebut setelah bengkak hilang dan diberi obat (cefixime, eflagen, metronidazol dan asam mefenamat). Saya sudah konsumsi selama 3 hari namun bengkak tidak kunjung menghilang. Saya sudah berkumur air garam hangat dan kompres air dingin, namun hasilnya tetap. Saya kawatir jika bengkak menyebar dan pengobatannya lebih kompleks. Ada saran dok untuk membantu masalah saya? Ataukah memang penyembuhannya membutuhkan waktu lebih dari 3 hari? Terima kasih dok.

drg. Arni Maharani

Dijawab Oleh:

drg. Arni Maharani

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi.

Saya Turut prihatin atas kondisi yang Anda alami. Pada dasarnya gigi merupakan substansi paling keras dalam tubuh manusia. Sehingga apabila gigi tersebut patah, biasanya terdapat karies gigi yang menyebabkan keroposnya gigi tersebut hingga menyebabkan gigi menjadi patah. Dengan penjelasan singkat di atas, dapat dipahami bahwa ketika gigi tersebut patah, maka ada kemungkinan bahwa karies yang menimpa gigi tersebut sudah sekian meluasnya hingga jaringan sehat gigi yang tersisa sudah tidak sanggup lagi menahan beban kunyah dan menjadi patah. Selain itu, gigi yang patah tersebut memiliki permukaan yang tidak beraturan, dan terkadang tajam sehingga dapat bertindak sebagai iritan lokal yang terus menerus mengiritasi gusi hingga menyebabkannya terasa sakit.

Namun ada bahaya lain yang disebabkan karena kerusakan gigi akibat karies tersebut. Infeksi bakteri bisa meluas hingga ke jaringan penyangga gigi, yang antara lain berupa gusi dan tulang alveolar. Sehingga seringkali terjadi pembengkakan gusi dalam taraf berat yang menyebabkan tulang rahang menjadi tidak dapat teraba.Dalam hal ini akan jauh lebih baik bila gigi yang merupakan sumber infeksi tersebut dicabut. Namun karena kondisi jaringan penyangga gigi dalam keadaan bengkak karena terinfeksi, maka pencabutan gigi akan ditunda dan dokter akan memberikan beberapa obat-obatan untuk meredakan infeksi tersebut.

Untuk dapat menentukan obat antibiotik mana yang paling tepat untuk mengatasi infeksi tersebut diperlukan uji sensitifitas antibiotik dengan kultur bakteri di laboratorium. Namun hal tersebut sangat memerlukan waktu dan biaya. Sehingga biasanya dokter akan mengkombinasikan beberapa antibiotik agar pengobatan infeksi lebih efektif. Ada baiknya anda kembali ke dokter gigi yang melakukan perawatan, guna mendapatkan evaluasi atas kondisi pembengkakan yang belum sepenuhnya mereda setelah mengkonsumsi kombinasi obat yang diberikan pada Anda.

Demikian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar