Sukses

Cairan Sperma Keluar Lagi

11 Apr 2015, 11:40 WIB
Pria, 37 tahun.

Maaf Dokter,saya ingin berkonsultasii tentang rahim saya.Dulu saya pernah hamil dan saya telah menggugurkannya dan cara menggugurkan itu memakai obat yang harus di minum dan akhirnya janin itu keluar.Dan KELUHAN saya,kenapa sekarang saya setiap berhubungan intim cairan suami saya tidak bisa masuk ke dalam vagina saya dok,,???padahal itu tidak bisa membuat hamiil padahal saya ingin hamil.cukup sekian keluhan saya Dokter mohon di berikan solusi dan komentar yang benar benar akurat.Terima kasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma. Sperma yang berukuran mikroskopik dapat masuk ke rahim melalui mulut rahim sedangkan sisa cairannya akan tertinggal di dalam vagina. Apabila cairan ejakulasi keluar dari vagina sesaat setelah melakukan hubungan seksual atau pada pagi harinya, hal tersebut masih wajar terjadi karena cairan ejakulasi tidak diserap dan akan keluar sebagian. Sebaiknya setelah selesai berhubungan, Anda dapat mempertahankan posisi berbaring dengan dialaskan bantal selama 5-10 menit agar cairan mani tidak langsung keluar.

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturuanan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur (28 hari), waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi. 

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah. Jika setelah 1 tahun tetap tidak terjadi pembuahan, Anda dan suami dapat melakukan pemeriksaan kesuburan.

Berikut adalah beberapa artikel Kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Merencanakan Kehamilan 

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar