Sukses

Anak Sering Gumoh

12 Apr 2015, 11:18 WIB
Wanita, 22 tahun.

pagi dok... anak saya baru umur 3 mggu dan menderita celah bibir dan langit langit... ank sy sering gumoh setelah menyusu... apakah gumoh bebahaya untuk ank cbl dok?? sy takut cairannya masuk k paru paru

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Pada umumnya tidak ada perbedaan gumoh pada anak dengan bibir sumbing dan yang tidak. Namun anda perlu memastikan, terlebih dahulu apakah anak Anda muntah atau hanya gumoh. Gumoh adalah hal yang biasa terjadi pada bayi dan ini bukanlah muntah yang sebenarnya. Hal ini tidak perlu dicemaskan jika bayi tetap tampak sehat. Pada gumoh, biasanya bayi hanya mengeluarkan/memuntahkan kembali sedikit susu yang dikonsumsinya.

Untuk itu Anda perlu membantu bayi untuk bisa bersendawa dengan benar untuk mengurangi gumoh.

Cara Menyendawakan Bayi

  1. Bayi digendong, menghadap ke belakang dengan dada bayi diletakkan pada bahu Ibu.
  2. Kepala bayi disangga/ditopang dengan tangan Ibu.
  3. Usap punggung bayi perlahan-lahan sampai bayi sendawa.

Sementara muntah adalah merupakan suatu proses yang kompleks, dimana makanan dikeluarkan secara paksa dari dalam lambung.  Muntah pada bayi yang beru lahir sering disebabkan oleh :

  • Penyakit metabolisme bawaan
  • Alergi makanan, sering akibat alergi susu sapi terutama pada bayi yang tidak dapat ASI.
  • Kelainan anatomi saluran cerna, seperti stenosis pylorus  dapat terjadi pada usia 2-8 minggu. Stenosis pylorus merupakan suatu penebalan otot yang menyempitkan mulut lambung, sehingga bisa menyebabkan bayi anda muntah kuat secara berulang.

Jika keluhan muntah menganggu proses makan anak Anda, mungkin sebaiknya Anda segera membawa bayi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis anak agar penyebab sebenarnya dari muntah anak Anda dapat diketahui dan ditatalaksana dengan tepat sebelum bayi Anda mengalami gangguan pertumbuhan lebih lanjut.

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar