Sukses

Memperbaiki Penglihatan

12 Dec 2014, 14:26 WIB
Wanita, 18 tahun.

Saya berusaha memperbaiki kekurangan pegelihatan yang saya miliki

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter. 

Apakah penyebab kekurangan penglihatan yang Anda alami? Sudahkah Anda memeriksakan diri ke dokter?  Apakah Anda menggunakan kacamata? Adakah gejala lain yang anda alami seperti mata merah, nyeri, bengkak, berair, dll? Penyebab paling sering gangguan refraksi pada usia muda adalah miopia atau mata minus. Karena informasi yang Anda berikan sangat terbatas, maka kami akan menjelaskan tentang miopia.

Pertama izinkan kami menjelaskan tentang mata minus. Mata minus atau Miopia disebut rabun jauh karena berkurangnya kemampuan melihat jauh tapi dapat melihat dekat dengan lebih baik. Miopia terjadi jika kornea (terlalu cembung) dan lensa (kecembungan kuat) berkekuatan lebih atau bola mata terlalu panjang sehingga titik fokus sinar yang dibiaskan akan terletak di depan retina. Pada dasarnya, progresivitas rabun jauh akan menjadi stabil mulai usia 20 tahun, artinya minus tidak akan bertambah, atau kalaupun bertambah hanya sedikit.

Koreksi mata miopia dengan memakai lensa minus/negatif ukuran teringan yang sesuai untuk mengurangi kekuatan daya pembiasan di dalam mata sedangkan mata dengan astigmatisme adalah dengan menggunakan lensa silindris. Biasanya pengobatan dengan kaca mata dan lensa kontak. 

Untuk mencegah penambahan minus, sebaiknya pasien juga menjalani gaya hidup sehat bagi mata, seperti mengatur jarak baca 40 - 45 cm dengan cahaya yang cukup, mengistirahatkan mata setiap kali melakukan kegiatan membaca buku atau menggunakan komputer, serta makan makanan yang banyak mengandung vitamin A. Mengurangi mata minus dengan memandang lilin belum terbukti secara medis.

Sedangkan satu-satunya cara untuk mengurangi minus adalah dengan tindakan medis adalah dengan melakukan pembedahan pada kornea mata, yaitu dengan keratotomi radial, keratotomi fotorefraktif, atau Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis (LASIK).

Untuk informasi lengkap Anda, saya sertakan artikel mengenai: Serba-Serbi LASIK.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar