Sukses

Cedera Kepala Pada Anak

11 Dec 2014, 18:11 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok, anak saya (1 tahun 3 bulan) hari rabu 3 desember jatuh dari ketinggian +/- 20 cm dengan posisi kepala duluan, setelah di cek tidak ada benjol tidak ada memar (sepertinya dikarenakan anak saya menahan dengan tangan/tertahan mainannya) setelah itu beraktifitas seperti biasa. sore harinya anak saya seperti mengantuk, setelah maghrib dia minta tidur,saya cek suhu nya agak hangat,semakin malam semakin panas..besoknya (kamis) anak saya muntah2 dan pup nya agak encer dan berlendir serta masih demam sekitar 38,5-39,4, pup nya sampai 4x, seperti diare, muntahnya berlanjut smpai malam,makanan hanya sedikit yang masuk..hari ini (jum'at) demam sudah turun,pup baru sekali tapi kok anaknya ngantuk terus..kira2 anak saya sakit apa atau ada hubungannya dengan jatuhnya?apakah saya harus cek CT scan dok?anak nya aktif kalau lagi ga ngantuk,masih jalan kesana sini..terima kasih atas perhatiannya dan jawabannya dok..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Benturan pada kepala tentunya mengakibatkan gangguan koordinasi pada kepala, apalagi jika pada saat terjadi benturan terdapat pendarahan di dalam rongga kepala. Fisiologi tubuh memerlukan waktu untuk menyerap darah dan mengembalikan fungsi otak seperti sedia kala. Fakta bahwa otak anak yang lebih lunak dibandingkan dengan konsistensi otak orang dewasa menjadikan alasan mengapa anak lebih mudah mengalami cedera kepala apabila terpapar kekuatan trauma yang sama.

Penanganan cedera kepala pada anak sejatinya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa Waspadalah apabila anak Anda mual, muntah, kejang, nyeri kepala hebat, kehilangan kesadaran, mengantuk berlebihan, meracau, kehilangan sensitifitas / baal / kebal pada anggota tubuh, mimisan, pendarahan dari telinga, sesak napas atau gangguan pada penglihatan setelah terjadinya trauma kepala. Hal ini dapat merupakan tanda kegawatdaruratan karena adanya peningkatan tekanan intra kranial atau di dalam kepala.

Kami sarankan Anda untuk segera membawa anak Anda ke Dokter atau Rumah Sakit terdekat agar dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang secara menyeluruh.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar