Sukses

Limfadenopati TB
12 Dec 2014, 16:19 WIB
Wanita, 23 tahun.

ass. dok sy dulu pernah ada benjolan di leher, awalnya benjolan itu satu trus tumbuh mnjadi dua, saya melakukan biopsi ternyata hasilnya sy terkena TBC kelenjar getah bening, sy melakukan pengobatan selama 6bln,sy rutin minum obat, setelah kurang lbh 1th terdapat benjolan lg di leher sy, benjolan tersebut msh kcl, letaknya persis di leher yg dulu di operasi, pertanyaannya 1.apakah TBC sy kambuh lg? 2. apakah mungkin sy terditeksi kanker kelenjar getah bening? trimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. TB kelenjar menyerang kelenjar getah bening yang merupakan pertahanan tubuh terhadap penyakit, sedangkan TB paru menyerang daerah paru. Gejalanya pun berbeda, bila TBC paru identik dengan batuk lama lebih dari 3 minggu yang tidak sembuh-sembuh meskipun diberi pengobatan batuk, maka TBC kelenjar umumnya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang ada di tubuh manusia.

Kelenjar yang paling sering diserang terlebih dahulu adalah kelenjar daerah leher hingga tepat di bawah rahang bawah. Selain pembesaran kelenjar yang menjadi teraba, adalah badan terasa  meriang dan pegal. Kuman TBC sendiri sebenarnya dapat menyerang tubuh mana saja, mulai dari otak, saluran pencernaan atau kemih, hingga tulang.

Limfadenitis TB atau limfadenitis tuberkulosis atau tuberkulosis kelenjar merupakan infeksi kelenjar getah bening oleh kuman Mycobacterium tuberculosis.

Setelah diagnosis tegak, maka Anda perlu mendapatkan pengobatan tuberkulosis agar infeksi tidak menyebar dan semakin parah sehingga dapat menyebabkan luka pada kulit. Umumnya pengobatan dilakukan selama 6-9 bulan dengan regimen dan dosis yang sama.

Apakah TBC bisa kambuh?

Ya, TBC bisa kambuh lagi. Regimen  pengobatan TBC pada kasus kambuh berbeda dengan TBC kasus baru.

Apakah mungkin terkena kanker getah bening?

Setiap orang mungkin saja terkena kanker getah bening, bergantung pada fator genetik dan gaya hidup. Untuk menegakkan diagnosis diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung dan pemeriksaan penunjang, misal dengan biopsi.

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi kembali dengan dokter Anda untuk terapi lebih lanjut.

Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar