Sukses

Bolehkah Pil KB Dikonsumsi Bertahun-tahun?

06 May 2015, 10:53 WIB
Wanita, 44 tahun.

Dok..apakah pil KB tidak boleh dikonsumsi bertahun-tahun? Benarkah konsumsi pil kb jangka panjang dapat menyebabkan kanker? Terimakasih sebelumnya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Penggunaan pil KB memang tidak dianjurkan unutk dilakukan selama bertahun-tahun tanpa dihentikan karena dapat menjadi salah satu pemicu kanker payudara, terutama untuk jenis pil KB yang murni, tanpa kombinasi.

Oleh karena itu, pada umumnya dokter spesialis kebidanan dan kandungan anda akan merekomendasikan jenis pil KB lain setelah konsumsi suatu jenis pil KB dalam jangka waktu tertentu.

Risiko kanker payudara dari konsumsi pil KB ini berhubungan dengan perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh wanita. Perubahan hormonal sejatinya dipengaruhi oleh cara kerja pil KB itu yang meningkatkan kadar hormon wanita, khususnya hormon estrogen dan progesteron.

Peningkatan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh dapat mencegah ovulasi. Jika tidak terjadi ovulasi maka sel telur tidak akan bisa dibuahi oleh sperma karena belum matang. Itulah kenapa kehamilan tidak akan terjadi saat seorang wanita mengonsumsi pil KB.

Sementara itu, estrogen yang berlebihan di dalam tubuh diketahui sebagai faktor risiko dari pembentukan kanker, termasuk payudara. Hormon estrogen berlebihan memengaruhi pertumbuhan sel-sel menjadi lebih cepat hingga tidak terkendali.

Oleh karena itu, pil KB lebih direkomendasaikan kepada pasangan yang berencana untuk menjarangkan jarak kehamilan. Sedangkan bila untuk mencegah kehamilan dalam jangka waktu lama, sebaiknya memilih AKDR atau IUD (spiral). Dan bila untuk menghentikan kehamilan (pada pasangan yang telah memiliki jumlah anak yang cukup), maka metode operasi wanita (MOW) lebih dianjurkan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar