Sukses

Perut Buncit

05 Dec 2014, 10:32 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok, saya wanita usia 23 tahu. Berat badan saya 44kg dengan tinggi 160 cm. badan saya bisa dibilang kurus, kecil. yang mau saya tanyakan dok perut saya agak buncit.. prosedur pemriksaan apa saja yang harus saya jalani, untuk mengetahui perut saya normal atau tidak. ? terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Perlu diketahui bahwa perut buncit diakibatkan berlebihnya lemak visceral di dalam tubuh. Penyebab “fenomena” ini adalah asupan kalori berlebih, pola makan yang tidak teratur dan kurangnya aktivitas pembakaran lemak seperti olahraga. Namun untuk memastikan apakah memang benar perut buncit memang disebabkan oleh lemak, ataukah ada kelainan organ di dalam rongga perut, Anda dapat melakukan pemeriksaan USG Abdomen.

Apabila memang terbukti penyebab perut buncit Anda adalah lemak, maka untuk mengecilkan perut Anda dapat melakukan olah raga yang sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan frekuensi 3 kali seminggu dan durasi minimal 30 menit. Apabila dikombinasi dengan diet sehat, niscaya perut Anda akan mengecil seiring dengan penurunan berat badan.

  • Olah raga

Tujuan tahapan olahraga ini sebenarnya untuk memberikan kesempatan kepada otot tubuh agar dapat beradaptasi terlebih dahulu. Olahraga dapat dimulai dengan melakukan olahraga yang bersifat aerobik, seperti jogging, bersepeda, dan lain sebagainya. Anda dapat juga melakukan olahraga yang bersifat ketahanan seperti angkat beban untuk mengencangkan otot-otot tubuh, misal otot perut. Lakukan seluruh kegiatan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang dan jangan lupa untuk melakukan pemanasan otot terlebih dahulu. Naikkan intensitas sesuai dengan kemampuan Anda secara perlahan, jangan buru-buru atau memaksakan diri. Kuncinya adalah sabar dan rutin.

  • Diet

Langkah lainnya adalah mengatur asupan kalori dan waktu istirahat. Diet yang dianjurkan adalah diet rendah lemak, tinggi serat, tinggi karbohidrat kompleks dan protein. Perbanyak buah dan sayur, kurangi jenis karbohidrat simpleks seperti nasi putih, dan roti putih. Anda dapat mengonsumsi beras merah atau roti gandum sebagai pengganti karbohidrat simpleks. Batasi gorengan dan perbanyak makanan rebus, kukus, atau panggang. Gunakan minyak zaitun dalam jumlah sedikit apabila ingin menumis sayuran. Hindari konsumsi makanan instan seperti sosis, sarden, kornet, dan lain sebagainya. Hindari segala macam bentuk asupan makanan setelah pukul 18.00, terutama yang mengandung kadar kalori. Perbanyak minum air putih (minimal 8 gelas sehari).

Berikut beberapa artikel yang dapat Anda baca sebagai referensi:

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar