Sukses

Berat Badan Anak

03 Dec 2014, 00:16 WIB
Wanita, 33 tahun.

Dok sya ni t? Anak saya usia 16 bl, tinggi 74cm, bb 8 kg, normal kah cos dl pas lahir bb cm 2 kg, smp saat ni msh asi n d tambah sufor, gmn y dok

Terima kasih atas pertanyaan Anda 

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhwatiran yang Anda rasakan. Berikut kami berikan pedoman berat badan anak di usia 16 bulan. Berdasarkan WHO, berat badan anak usia 16 bulan :

Laki-laki : - Batas bawah : 8,4 kg

               - Batas atas : 13,1 kg

Perempuan : - Batas bawah : 7,7 kg

                    - Batas atas : 12,6 kg

 

Jenis kelamin anak Anda laki-laki atau perempuan? Jika laki-laki maka berat badan anak tergolong dibawah nilai normal. 

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anak selain faktor genetik adalah faktor asupan nutrisi dan aktivitasnya.

Selain susu dan ASI, apakah anak Anda sudah mulai makan? Apabila makannya biasa dan aktivitasnya banyak tentu saja berat badannya tidak akan meningkat. Untuk meningkatkan berat badan, yang diperlukan adalah asupan atau input lebih besar dari aktivitas atau output.

Apabila anak Anda tergolong aktif, maka makan atau susunya pun harus banyak. Pemberian snack diselang makan besar dapat sering Anda berikan (2-3 jam sekali). Pilihlah makanan sehat yang banyak berkalori tinggi (roti, bubur, kue) dan bukannya makanan jajanan yang tidak bernutrisi (chiki, permen).

Pastikan anak Anda tidur siang dan tidur cukup di malam hari (8-10 jam) guna membangun metabolismenya. Namun yang perlu Anda perhatikan adalah pola makannya, apabila pola makan anak Anda baik, dalam artian anak banyak makan dan minum susu dan terlihat aktif, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari anak Anda, meskipun berat badannya tidak naik signifikan.

Faktor lainnya juga adalah penyakit terutama penyakit kronis seperti infeksi kronis (infeksi saluran kemih), anemia (kekurangan zat besi), serta hal lain yang bisa menyebabkan gagal tumbuh (adanya kelainan di jantung, hormon, dan sebagainya). Perhatikan juga tanda cacingan seperti lemah, lesu, atau keluar cacing dari dubur. Apabila terdapat tanda seperti yang kami katakan, berkonsultasilah ke dokter, mungkin anak Anda memerlukan obat cacing.

Obat cacing diberikan hanya kepada anak-anak yang terbukti cacingan. Anak cacingan tidak memberikan keluhan yang khas. Bisa saja keluhan yang muncul berupa berat badan tidak naik, kurang nafsu makan, atau bila berat bisa sampai pucat (anemia) dan buang air besar keluar cacing. Sehingga, untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan tinja (feses) untuk melihat apakah ditemukan telur cacing atau larva cacing di feses anak. Jika anak tidak cacingan dan tidak ada gejala-gejala cacingan seperti anak menjadi rewel, lesu, pucat, berat badan menurun dan perut kembung, maka anak tidak perlu diberikan obat cacing. Pencegahan cacingan dapat dilakukan dengan :

  • Cuci tangan dengan sabun setiap anak selesai bermain dan hendak makan
  • Menjaga kebersihan lingkungan sekitar anak
  • Menjaga kebersihan tempat bermain anak
  • Selalu gunakan alas kaki setiap kali keluar rumah
  • Jaga kebersihan makanan yang dikonsumsi oleh anak, dengan melakukan teknik pencucian makanan dan dengan cara memasak yang benar

Kami sarankan agar Anda memeriksaan anak Anda ke dokter spesialis anak agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan dapat diketahui apakah terdapat penyebab yang mendasari keluhan anak Anda saat ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar