Sukses

Penanganan Wasir

04 Dec 2014, 14:16 WIB
Pria, 35 tahun.

Dok, mau tanya : 1. Saya umur 36 tahun berat 83 kg menderita wasir ada benjolan luar cukup besar ada tiga buah dan pekerjaan saya tiap hari mengangkat benda berat sekitar 10-30kg (bukan kuli/instruktur fitnes) padahal hanya angkat satu kali benda tersebut. Tiap kali mengangkat benda tersebut atau minum air es / es teh, BAB di feses ada darahnya tapi tidak sakit karena ambeien / wasir yang saya alami atau karena ada penyakit lainnya? Jika satu hari tidak mengangkat benda tersebut sama sekali atau tidak minum air es / es teh, besoknya BAB di fesesnya tidak ada darahnya jika feses encer (bukan mencret). Padahal saya sudah melakukan pantangan tidak mengkonsumsi makanan yang panas dan mengandung lemak atau pun minyak, pedas, daging, jeroan, junk food, alkohol dan rokok . Mengkontrol asupan garam (tidak suka asin). Perbanyak minuman air putih atau makan buah-buahan yang mengandung banyak air.Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak serat, seperti sayuran, roti gandum, buah, sereal dan kacang- kacangan. Tidak berolaharga tapi sering duduk terlalu lama. 2. Apa berhubungan badan dengan gaya diatas dan di bawah saja, mempengaruhi BAB di feses ada darahnya? 3. Sebelum saya minum sehari 3x @2 ardium dan kalnex 500mg, BAB mengucur darah setelahnya di perut sebelah kanan terasa tidak enak, tapi setelah minum obat tersebut, tiap kali mengangkat benda tersebut, besoknya langsung BAB di feses ada darahnya tapi tidak mengucur darah padahal saya tiap hari makan satu buah pepaya besar, makan bubur, bubur kacang hijau, makan sayur berserat, minum godokan daun ungu, minum ardium dan kalnex, obat herbal, minum perasan air bengkoang, salep ultraproct, faktu di benjolan ambeien / wasir. 4. Obat apa saja yang saya harus minum? 5. Jika minum obat yang dianjurkan tidak kunjung sembuh, pekerjaan saya tiap hari mengharuskan mengangkat benda tersebut apa solusi pengobatan alternatif / operasi jenisnya apa saja yang terbaik,termoderen,termuktakhir,aman, kalau bisa tidak sakit pada saat operasi setelah operasi? 6. Apa saja resiko dan efek samping setelah pengobatan / operasi? 7. Setelah operasi, apa masih bisa menahan BAB waktu kebelet (maksudnya feses bisa ditahan tidak langsung keluar, misal waktu keluar rumah tidak ada toilet)? 8. Apa setelah pengobatan / operasi, pada hari itu juga dan seterusnya, saya masih bisa mengangkat benda tersebut karena pekerjaan saya tiap hari mengangkat benda tersebut? 9. Setelah pengobatan / operasi, bisa langsung pulang pada hari itu juga? 10. Setelah pengobatan / operasi, apa penyakit saya bisa kambuh lagi (BAB di feses ada darahnya? 11. Jika bisa kambuh lagi, disebabkan apa saja? 12. Dimana tempat praktek dokter dan rumah sakit (nama,alamat lengkap,telepon,HP) terbaik pengobatan / operasi? 13. Kira-kira berapa biaya paling mahal masing-masing jenis pengobatan / operasi tersebut termasuk obat dan penginapan? Terima kasih sebelumnya dan maaf jika banyak pertanyaan.

 
 

Bapak/Saudara yang Terhormat,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Halo!

 

Keluhan Anda adalah benjolan luar cukup besar yang berupa wasir, BAB berdarah, terutama jika setelah mengangkat berat.

 

Sejak kapan keluhan ini Anda rasakan?

 

Benjolan pada anus memang kebanyakan disebabkan karena wasir, namun diperlukan pemeriksaan langsung untuk menyingkirkan kemungkinan lainnya. Gejala wasir memang tidak hanya BAB berdarah tapi meliputi nyeri pada anus, keluarnya benjolan dan perubahan pola BAB. Wasir/ambeien grade III juga dapat memberikan gejala keluarnya benjolan yang keluar saat mengedan dan perlu dimasukkan kembali secara manual, dengan gejala perdarahan atau tidak ada perdarahan.

 

Selain itu, buang air besar yang normal seharusnya tidak mengeluarkan darah. Bila mengeluarkan darah, perlu diperhatikan: Apakah darah keluar setelah selesai buang air besar? Menetes? Berapakah perkiraan banyak darah yang keluar? Ataukah darah keluar bersamaan dengan tinja? Apakah disertai rasa nyeri perut? Adakah rasa nyeri di daerah anus? Apakah mengalami kesulitan buang air besar? Apakah diare?

 

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab karena buang air besar dengan darah dapat menjadi pertanda dari beberapa jenis penyakit, seperti infeksi (disentri), hemoroid (ambeien), atau kanker kolon.

 

Pada infeksi (disentri) biasa disertai dengan diare, nyeri perut dan terkadang demam dan darah biasanya keluar bersamaan dengan tinja. Pada hemoroid biasanya darah keluar setelah selesai buang air besar, terdapat kesulitan buang air besar, darah sering kali hanya menetes, dan dapat dijumpai adanya benjolan yang ikut keluar dari anus. Pada kanker kolon, biasanya darah keluar dalam jumlah agak banyak dan disertai rasa nyeri pada saat buang air besar, dapat disertai diare ataupun tinja yang berbentuk kecil-kecil.

 

Gaya dalam melakukan hubungan seksual tidak menyebabkan BAB berdarah.

 

Apakah Anda sudah mengunjungi dokter? Untuk mendiagnosis benjolan memang diperlukan pemeriksaan langsung.

 

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter. Dokter dapat melakukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan. Penegakkan diagnosis secepat mungkin dapat mencegah banyak komplikasi yang tidak diinginkan. Anda juga dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat dan optimal.

 

Jika diperlukan operasi, maka operasi dilakukan berdasarkan kondisi wasir Anda. Anda dapat mendiskusikannya dengan dokter Anda. Wasir grade II dan III biasanya ditangani dengan prosedur tindakan minimal invasif seperti rubber band ligation atau ablasi atau sklerosis. Jika ditangani dengan baik, keluhan Anda akan membaik, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Bila tida ditangani malah akan membuat keluhan Anda bertambah parah dan wasir Anda semakin membesar. 

 

Sebagai informasi lengkap Anda mengenai berbagai keuntungan dan kerugian tindakan penanganan wasir, silakan membaca panduan tentang Wasir.

 

Untuk informasi dokter dan rumah sakit, Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter atau Cari Rumah Sakit yang ada di halaman utama kami. Sedangkan untuk harga, karena setiap instansi memiliki kebijakan harga yang berbeda-beda sehingga memang paling baik ditanyakan langsung kepada instansi terkait tujuan Anda.

Diskusikanlah dengan dokter Anda tentang pilihan penanganan yang paling sesuai untuk Anda sesuai dengan kondisi Anda. Semoga keluhan Anda segera teratasi!

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

 

Salam sehat selalu,

Tim Redaksi KlikDokter

 
 

0 Komentar

Belum ada komentar