Sukses

Haid Setelah Berhubungan

03 Dec 2014, 11:39 WIB
Wanita, 28 tahun.

Selamat malem dok mau tanya akir2 ini saya setelah hubungan intim besok nya langsung haid.saya KB 3 bln

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Perdarahan per vaginam pada seorang wanita dapat disebabkan oleh banyak hal yang harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik dan penunjang yang sesuai. Langkah pemeriksaan pertama untuk perdarahan per vaginam apabila seorang wanita berstatus aktif secara seksual adalah pemeriksaan kehamilan, yang secara sederhana dapat dilakukan dengan menggunakan stik pemeriksa kehamilan. Apabila hasil pemeriksaan tersebut negatif atau sang wanita tidak aktif secara seksual, maka sumber perdarahan dapat berasal dari ketidakseimbangan hormon, gangguan organ reproduksi, dan lain sebagainya.

Apabila darah muncul setelah berhubungan seksual, maka kemungkinan Anda mengalami post coital bleeding. Hal ini dapat terjadi karena beberapa alasan, termasuk mulut rahim yang sedikit robek seperti yang sedang Anda alami. Perpanjanglah masa intercourse sebelum suami melakukan penetrasi agar vagina Anda memproduksi lendir yang cukup, dan gesekan yang dipicu oleh tindakan penetrasi tidak menimbulkan luka, lecet ataupun robekan pada vagina/rahim Anda. Kejadian ini juga kerap terjadi pada malam pertama atau ketika frekuensi berhubungan seksual tidak terlalu sering, karena pada kondisi tersebut vagina dalam keadaan ketat dan sempit.

Perlu diketahui bahwa seluruh metode kontrasepsi yang bersifat hormonal, baik itu suntik, pil, spiral maupun susuk, dapat merubah regulasi hormon di dalam tubuh wanita dan menyebabkan gangguan menstruasi. Biasanya, kondisi perubahan hormon ini diawali dengan perdarahan tidak teratur, terutama pada 3 bulan awal penggunaan alat kontrasepsi. Keluhan seperti flek, menstruasi sedikit atau bahkan tidak menstruasi sama sekali disebabkan karena menipisnya lapisan lendir rahim.

Keseimbangan hormon Anda secara perlahan akan kembali ke titik normal apabila penggunaan kontrasepsi hormonal dihentikan. Biasanya dalam kurun waktu 5 hingga 7 bulan siklus menstruasi akan kembali reguler dan normal dalam hal frekuensi, jumlah maupun siklus.

Untuk kepastian diagnosis, kami sarankan Anda untuk konsultasi ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan. Pemeriksaan secara menyeluruh, termasuk USG kandungan (jika diperlukan) akan memperjelas ada tidaknya gangguan pada organ reproduksi Anda.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar