Sukses

Gangguan Menstruasi dan ISK

01 Dec 2014, 17:01 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok saya mau tanya sy mngluarkan darah warna pink 2hr. Flek coklat 1hr.tp esoknya kluar darah kaya mens tp sedikit 2hr.tp sering buang air kecil.bgmn dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Keluhan yang Anda utarakan dapat berasal dari 2 hal yang berbeda. Perlu diketahui bahwa siklus menstruasi normal memang berlangsung selama 21-35 hari. Biasanya 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Adapun gangguan siklus menstruasi umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dan lain sebagainya.

Faktor yang melatarbelakangi gangguan siklus menstruasi adalah gangguan hormonal atau gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk menjalani pemeriksaan fisik dan USG kandungan.

Kendati harus dipastikan melalui pemeriksaan langsung dan laboratorium penunjang, namun keluhan Anda menunjukkan adanya Infeksi Saluran Kemih (ISK). Kondisi ini biasanya menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah berkemih), bisa disertai dengan perubahan warna air seni menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kemih. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Karena bentuk anatomis saluran kemih pada wanita, ISK memang lebih mudah menyerang kaum hawa. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), BAK sakit terutama pada akhir masa berkemih, anyang-anyangan atau BAK tidak tuntas dan rasa masih ingin berkemih lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air seni yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, selain pemeriksaan urin lengkap dapat pula dilakukan pemeriksaan kultur urin untuk mengetahui dengan pasti bakteri penyebab infeksi.

Berikut beberapa modifikasi gaya hidup yang dapat Anda terapkan sehari-hari untuk mencegah terjadinya ISK:

  1. Tingkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari
  2. Jangan pernah menahan hasrat untuk berkemih, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK
  3. Segera BAK setiap selesai berhubungan seksual.

Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. 

Tata laksana akan diberikan sesuai dengan dasar penyebab infeksi, apakah memang hanya kurang minum dan sering menahan BAK, ataukah ada penyebab lain seperti batu ginjal. Kami sarankan agar Anda konsultasi ke Dokter karena dibutuhkan pemeriksaan fisik selain pemeriksaan laboratorium sebagai salah satu pemeriksaan penunjang.

Berikut kami lampirkan artikel mengenai infeksi saluran kemih:

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar