Sukses

Hidung Sering Tersumbat

04 Dec 2014, 18:56 WIB
Wanita, 17 tahun.

apakah sering mengeluarkan riak itu berbahaya? hidung saya juga sering tersumbat, dan setelah bermain dengan anjing saya pasti saya bersin2. apakah itu alergi? mohon penjelasannya. terimakasih dok.

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Apakah bersin terutama terjadi pada pagi hari? Apakah Anda memiliki riwayat alergi atau asma? Apakah ada gejala lain seperti pilek, hidung gatal, ada bunyi ngik-ngik (mengi) saat bernapas, nyeri dada, demam, penurunan berat badan, batuk darah?

Keluhan yang Anda rasakan dapat disebabkan oleh rhinitis alergi. Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi (riwayat keturunan alergi), yang sebelumnya sudah tersensitisasi atau terpapar dengan allergen (zat/materi yang menyebabkan timbulnya alergi) yang sama serta meliputi mekanisme pelepasan mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan allergen yang serupa.

Gejala klinis yang khas adalah terdapatnya serangan bersin yang berulang-ulang terutama pada pagi hari, atau bila terdapat kontak dengan sejumlah debu. Sebenarnya bersin adalah mekanisme normal dari hidung untuk membersihkan diri dari benda asing, tetapi jika bersin sudah lebih dari lima kali dalam satu kali serangan maka dapat diduga ini adalah gejala rhinitis alergi. Gejala lainnya adalah keluar ingus (rinore) yang encer dan banyak.  Hidung tersumbat, mata gatal dan kadang-kadang disertai dengan keluarnya air mata.

Tenggorokan Anda dapat luka akibat ingus yang jatuh ke belakang dari hidung Anda melewati tenggorokan. Jika hal ini berlangsung terus menerus dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan Anda.

Terapi yang dilakukan adalah :

  • Menghindari kontak dengan allergen penyebab. Bagaimana dengan Anda? apakah Anda mengetahui penyebab munculnya bersin dan pilek?
  • Pengobatan, penggunaan obat antihistamin H-1 adalah obat yang sering dipakai sebagai lini pertama pengobatan rhinitis alergi atau dengan kombinasi dekongestan oral. Obat Kortikosteroid dipilih jika gejala utama sumbatan hidung akibat repon fase lambat tidak berhasil diatasi oleh obat lain

Namun hal ini belum pasti karena diperlakukan wawancara medis medetil dan pemeriksaan fisik secara langsung untuk diagnosis pasti. Jika keluhan dirasakan sangat mengganggu, kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis THT.

Pada kasus Anda, Anda sering bersin-bersin setelah bermain dengan Anjing, bisa jadi itu adalah faktor pemicu rhinitis. Maka sebaiknya hal tersebut dihindari. Mengenai pertanyaan Anda tentang efek samping mengeluarkan riak, apakah yang Anda maksud riak dari hidung atau dahak? Jika sering membuang riak/ingus dari hidung terlalu kencang memang dapat menyebabkan sinusitis.

Kebiasaan membuang ingus dapat menyebabkan aliran balik ingus ke dalam rongga sinus. Tindakan membuang ingus dapat menyebabkan peningkatan tekanan yang cukup besar dalam rongga hidung lebih dari 7 kali lebih besar dibandingkan peningkatan yang dihasilkan ketika bersin atau batuk. 

Dengan mengetahui dampak negatif dari kebiasaan membuang ingus, sebaiknya kita harus berpikir berulang kali sebelum melakukannya. Namun, jika memang tidak tertahankan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengeluarkan ingus guna meminimalkan risiko aliran balik ingus ke dalam rongga sinus dan risiko perlukaan, yaitu:

  • hindari tindakan meniup hidung terlalu keras. Tiuplah rongga hidung secara perlahan
  • hindari tindakan meniup kedua rongga hidung sekaligus  (“both-nostrils-open” blow). Tiuplah rongga hidung secara bergantian, sebaiknya menggunakan tisu yang dapat segera dibuang dibandingkan sapu tangan yang dapat berperan sebagai media transmisi kuman dari ingus yang dikeluarkan
  • ketika bangun tidur di pagi hari, terkadang timbul perasaan tidak dapat bernapas akibat sumbatan di salah satu ataupun kedua rongga hidung. Jika ingin membuang ingus, tunggulah selama 5-10 menit setelah Anda duduk sebelum melakukannya
  • perbanyaklah konsumsi cairan. Hal ini dapat memudahkan aliran ingus keluar. Selain itu, konsumsi obat dekongestan (pelega hidung tersumbat) atau pajanan uap panas juga dapat membantu
  • tidak lupa untuk selalu mencuci tangan setiap selesai membuang ingus.

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar