Sukses

Darah Haid Menggumpal dan Terasa Nyeri

07 Feb 2015, 07:17 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok saya mau bertanya. Saya baru menikah tgl 9 Nov 2014 & esoknya langsung ML. Jadwal saya haid adl tgl 18. Namun sampai tgl 27 saya telat dan tgl 28 saya datang bulan tetapi perut saya sakit sekali. Dan haidnya itu langsung darah bergumpal bukan flek seperti biasanya. Itu tandanya apa ya dok? Trims :-)

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan Anda adalah darah haid yang bergumpal. Secara umum, setiap darah yang keluar dari tubuh akan mengalami proses penggumpalan. Namun yang perlu Anda waspadai adalah apabila perdarahan yang Anda alami banyak dan tidak berhenti. Dimana hal ini perlu dicari tahu penyebabnya. Selain keluhan itu, apakah ada keluhan lain seperti perdarahan tidak berhenti? lemas? pusing? perdarahan di daerah lain?

Sementara keluhan nyeri pada saat haid biasa disebut dengan dismenorea. Dismenorea atau nyeri haid biasanya dialami pada wanita usia muda. Nyeri ini diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang, punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh. Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:

  1. Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.
  2. Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.
  3. Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.
  4. Tumor (fibroids): perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus

Pada kasus Anda, kami menyarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk mengetahui penyebab dari keluhan Anda.

Berikut kami lampirkan artikel mengenai nyeri haid:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar