Sukses

Indikasi Tes Mantoux Pada Anak

11 Feb 2015, 14:02 WIB
Pria, 3 tahun.

dok anak saya tdk ada gejala tb makan nya rampus bahkan berat badan nya pun selalu naik panas atw pilek juga tdk apakah harus d tes mantoux ?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Terkadang ada orang yang tertular kuman tuberculosis (TBC) tanpa mengidap penyakit itu sendiri. Tes Mantoux (tes kulit tuberculin) dapat menunjukkan apakah orang tersebut pernah tertular kuman TBC. Infeksi TBC belum berarti bahwa orang tersebut mengidap penyakit itu, tetapi jika seseorang pernah tertular maka ada kemungkinan mereka nanti akan mengidap TBC pada masa depan.

Siapa yang membutuhkan tes kulit?

  • Kontak-kontak baru-baru ini dari seseorang yang mengidap penyakit TBC aktif. Mungkin anggota keluarga, teman, atau rekan kerja.
  • Orang dengan hasil ronsen yang menunjukkan tanda penyakit TBC yang belum diobati pada masa lalu.
  • Orang dengan tingkat imunitas rendah karena mengidap infeksi HIV atau menderita kondisi-kondisi medis tertentu.
  • Mereka yang perlu diperiksa untuk alasan pekerjaan atau dalam program skrining sekolah (asalkan mereka belum pernah mendapat hasil tes Mantoux positif).
  • Sebelum memberi vaksin BCG kepada anak-anak berusia 6 bulan lebih.
  • Orang-orang yang akan menyumbangkan organ tubuh.
  • Orang-orang yang akan mengadakan perjalanan ke negara risiko tinggi.

Pada Anak yang dicurigai terkena TBC,Untuk mendapatkan diagnosis tepat, tes Mantoux dilakukan jika anak menujukkan gejala-gejala berikut:

  • MMBB (Masalah Makan dan Berat Badan)

Bila anak sulit makan dan memiliki berat badan yang kurang dari rata-rata anak seusianya, orangtua patut waspada. Atau, ada peningkatan berat badan tapi tak sesuai atau masih di bawah jumlah yang semestinya (tidak sesuai dengan yang tertera pada KMS/Kartu Menuju Sehat).

  • Mudah sakit

Anak sakit batuk pilek wajar saja. Bedanya, anak yang terinfeksi TB akan lebih mudah tertulari penyakit. Jika orang di lingkungan sekitarnya batuk pilek, anak mudah tertulari atau sebulan sekali mesti sakit. Kondisi ini patut mendapat perhatian.

  • Lemah, letih, lesu dan tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas

Anak-anak dengan TB, umumnya terlihat berbeda dari anak kebanyakan yang sehat dalam beraktivitas. Ia tampak lemah, lesu dan tidak bersemangat.

  • Reaksi cepat BCG

Pada lokasi suntik vaksin BCG akan timbul tanda menyerupai bisul. Jika reaksi ini muncul lebih cepat, misalnya seminggu setelah pemberian, berarti tubuh anak sudah terinfeksi TB. Padahal normalnya, tanda itu paling cepat muncul pada 2 minggu setelah anak divaksinasi BCG. Namun rata-rata, benjolan pada kulit muncul setelah 4­6 minggu.

  • Batuk berulang

Batuk berkepanjangan merupakan gejala yang paling dikenal di kalangan masyarakat sebagai pertanda TBC. Batuk yang awalnya berupa batuk kering kemudian lama-kelamaan berlendir dan berlangsung selama 2 minggu lebih, merupakan salah satu tanda TBC. Gejala ini akan muncul bila sudah terdapat gangguan di paru-paru. Hanya saja, bedakan dari batuk alergi dan asma.

  •  Benjolan di leher

Pembesaran kelenjar getah bening di leher samping dan di atas tulang selangkangan bisa saja merupakan tanda TBC. Karena , kelenjar getah bening merupakan salah satu benteng pertahanan terhadap serangan kuman. Kelenjar ini akan membesar bila diserang kuman. Namun, meski merupakan salah satu gejala TB, tidak semua pembengkakan kelenjar getah bening adalah gejala penyakit TB. Bisa jadi pembengkakan itu karena adanya infeksi atau radang di tenggorokan.

  • Demam dan berkeringat di malam hari

Gejala awal TBC biasanya muncul demam pada sore dan malam hari, disertai keluarnya keringat. Gejala ini dapat berulang beberapa waktu kemudian. Namun hal ini tetap belum dapat memastikan kalau anak menderita TBC. Tidak selalu anak-anak yang berkeringat di malam hari menderita TB. Keringat tidur justru merupakan pertanda sistem metabolisme yang sedang aktif bekerja. Tak heran, pada saat tidurlah anak-anak mengalami metabolisme yang pesat.

  • Diare persisten

Diare akibat TBC biasanya tidak kunjung sembuh dengan pengobatan biasa. Sebagai orangtua, kita bisa membantu dokter untuk menjelaskan apakah gejala-gejala di atas memang muncul pada anak atau tidak; berapa lama berlangsungnya, dan seberapa sering gejala-gejala tersebut muncul. Dari pengamatan kita sehari-hari, dokter akan sangat terbantu untuk mendiagnosis penyakit anak serta memutuskan apakah perlu dijalani tes Mantoux atau tidak.

Kami sarankan Anda terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter Anak Anda mengenai ada tidaknya kondisi yang menjadi alasan perlunya anak Anda dilakukan tes mantoux.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar