Sukses

Rahang Bengkak

10 Feb 2015, 20:16 WIB
Wanita, 20 tahun.

dok,bbrapa tahun yg lalu, pipi kiri saya mngalami bnturan keras. tapi tidak mmbengkak. tapi skrg rahang pipi kiri saya tiba2 membengkak. klo makan atau nelan, terasa bunyi “klik” di telinga. dagu juga semacam memendek. bengkaknya nambah ke pipi kanan dan dibawah dagu. itu kenapa ya? apa bisa mengempes dg sndirinya?

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sejak kapan keluhan dirasakan? Apakah ada benjolan, perubahan warna kulit di sekitar rahang, demam, sakit tenggorokan, infeksi gigi/nyeri gigi, riwayat trauma/cedera, nyeri pada rahang/nyeri saat menggerakkan rahang?

Sulit bagi kami mendiagnosis suatu penyakit dengan informasi yang sangat terbatas dan tanpa melakukan pemeriksaan fisik. Rahang bengkak penyebabnya bisa bermacam-macam. 

Namun, apabila ada bunyi klik di antara rahang dan telinga, keadaan tersebut dapat diakibatkan oleh dislokasi mandibula. Dislokasi Mandibula adalah suatu kondisi pada gigi geligi yang ditandai dengan pergeseran dari sendi temporomandibular (TMJ). TMJ menghubungkan maksila, yang merupakan tulang rahang bagian atas dengan tulang rahang bagian bawah yang dikenal sebagai mandibula. Setiap orang memiliki dua sendi temporomandibular. Gerakan meluncur dari sendi rahang, otot dan ligamen yang memungkinkan untuk kita melakukan kegiatan seperti berbicara, mengunyah dan menguap dengan lancar tanpa menimbulkan rasa sakit. Dislokasi mandibula cenderung terjadi pada individu-individu yang ligamennya lepas. Unuk saat ini, penyebab pastinya belum diketahui, tapi ditemukan bahwa kondisi ini lebih sering berhubungan dengan individu-individu yang mengalami kecelakaan mobil atau menderita cedera pada wajah. Untungnya, kondisi ini tidak membahayakan jiwa dan bahan relaksasi otot selalu digunakan untuk memperbaiki posisi otot.

Kami menyarankan Anda memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan wawancara medis mendetil dan pemeriksaan fisik secara langsung.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar