Sukses

Mulut Kering Pasca Radioterapi Kanker Nasofaring

26 Nov 2014, 12:06 WIB
Pria, 22 tahun.

SHALOM... Dokter q mau nanya nih... 5 tahun yg lalu q mengalami penyakit TUMOR ganas (nasofaring) di bagian leher kiri. q di kemo dan di sinar di radiotrapi. trus setelah selesai smua kemo dan sinar, q berhenti berobat, karna eg sanggup lagi. setelah berhenti berobat sampai hari ini...tak ada tanda-tanda timbulnya tumor lagi, dan selama itu q blom pernah berobat tentang penyakit aku. yg ak rasakan sampe hari ini yaitu : tenggorokan dan mulut aku yg suka kering, sehingga terganggu cara makan, dan ketika bicara. tolong bantu saya dokter.. biar tenggorokan dan mulut saya yg suka kering tidak suka kering lagi, apa obat yg harus aku pakai.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kondisi mulut yang kering disebut xerostomia, dan umumnya berhubungan dengan penurunan produksi saliva, atau produksinya normal tapi terjadi penurunan aliran saliva. Penyebabnya ada beberapa kemungkinan, pasien penderita kanker yang menerima terapi radiasi pada daerah leher dan kepala, penderita Sjogren sindrom, penderita penyakit-penyakit sistemik, penderit penyakit yang menyerang kelenjar liur, atau pasien yang mengkonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat mengalami xerostomia, selain itu stress juga sering dikaitkan dengan xerostomia. Disini dapat terlihat faktor resiko yang ada pada Anda yaitu pasca terapi kanker nasofaring dengan radioterapi, karena memang xerostomia merupakan salah satu efek sampingnya,

Untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan  fungsi kelenjar saliva dan aliran saliva. Sementara itu, perbanyaklah minum air putih (usahakan yang diperbanyak adalah minum air putih, jangan minuman berwarna) untuk membantu mengatasi kondisi mulut kering, atau mengunyah permen karet bebas gula atau bisa juga yang mengandung xylitol. Terdapat obat-obatan yangg dapat menstimulasi kelenjar saliva, namun tentunya obat ini bisa didapatkan dengan resep dokter. Berkonsultasilah kembali dengan dokter spesialis THT Anda untuk mendapatkan penanganan keluhan ini.

 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar