Sukses

Keputihan

28 Nov 2014, 09:04 WIB
Wanita, 19 tahun.

Selamat pagi dok, saya ingin menanyakan 3 hari terakhir ini saya mengalami awalnya keputihan tapi banyak dan tidak normal berwarna kuning dan kentel dan terasa gatal dok. akibat gatel tersebut timbul merah-merah seperti sariawan gitu dok. apa yang sedang saya alami dok? apakah sariawan vagina? karena saya sudah membaca beberapa artikel terkait gejala seperti itu dan mengarah ke sariawan vagina, dan bagaimana cara mengatasinya dok? terima kasih, (mahasiswi, 19th)

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

Keputihan atau dalam bahasa kedokteran disebut flour albus, memang dapat terjadi pada kondisi normal (fisiologis) ataupun akibat kondisi medis yang lebih serius (patologis). Keputihan yang normal dapat timbul saat terjadi perubahan siklus hormonal, seperti sebelum pubertas (akil baliq), stress psikologis, sebelum dan setelah datang bulan, kehamilan, saat menggunakan kontrasepsi hormonal, atau saat menopause.

Umumnya keputihan pada keadaan ini tidak berwarna dan tidak berbau. Saat keputihan mulai berbau - seperti pada kasus anda, konsistensi kental dengan warna kekuningan atau kehijauan, juga disertai rasa gatal atau terbakar, maka sangat mungkin keputihan yang timbul merupakan keadaan patologis, paling sering disebabkan oleh infeksi. Sumber infeksinya bisa berupa jamur, bakteri, atau parasit yang ditransmisikan melalui dudukan toilet umum, handuk, hingga hubungan seksual. Keputihan yang terjadi akibat infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.

Yang dapat anda lakukan saat ini adalah mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Cairan keputihan Anda akan diambil untuk dilakukan pemeriksaan jamur/bakteri/parasit menggunakan mikroskop, baru kemudian dapat ditentukan pengobatan yang sesuai. Namun bila anda memiliki keluhan lain seperti nyeri perut bawah, keluar darah saat hubungan, gangguan siklus haid, dsb saya sarankan anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk konsultasi lebih lanjut. 

Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

Salam 

0 Komentar

Belum ada komentar