Sukses

Bintulan pada Gigi Berlubang

26 Nov 2014, 09:11 WIB
Wanita, 28 tahun.

Satu gigi sy berlubang tp giginya tfk tercabut semua kemudian timbul semacam bintulan lembek di dekat gigi tersebut,entahkah itu krn gusi yg bengkak atau apa.. apakah itu tdk berbahaya?

drg. Arni Maharani

Dijawab Oleh:

drg. Arni Maharani

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi.

Saya memahami kekhawatiran Anda. Apakah Anda melakukan pencabutan gigi pada dokter gigi ? apakah pembengkakan tersebut disertai rasa sakit ? apakah disertai gejala lainnya ? apakah pembengkakan tersebut disertai suatu bintik putih atau nanah ?. Cukup sulit bagi saya untuk memastikan penyebab dari keadaan Anda karena sejatinya diperlukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter gigi.

Keadaan ini dapat terkait infeksi yang disebabkan invasi kuman pada gigi berlubang yang telah mati yang menjadi abses. Suatu kondisi patologis seperti abses dapat dibedakan menjadi kondisi akut dan kronis.Abses dapat akut atau kronik, bergantung dari jumlah dan agresivitas bakteri penginfeksi dan sistem imun pasien. Bila respon imun pasien cukup kuat untuk menahan infeksi bakteri, maka abses tidak timbul dalam fase akut namun bertahan dalam kondisi kronik. Meski demikian, sewaktu-waktu kondisi ini dapat berubah menjadi akut kembali, dan gigi kembali sakit parah.

Bila dibiarkan tanpa perawatan,abses dapat meluas ke tulang rahang dan jaringan lunak dan menyebabkan pembengkakan yang cukup besar. Misal gigi molar bawah mengalami abses, pipi dapat mengalami pembengkakan yang cukup besar, bila dipegang terasa panas, sakit dan bisa disertai demam. Terkadang kelenjar limfe yang berdekatan dapat membesar dan terasa sakit. Kalau kondisi memburuk (misalnya daya tahan tubuh pasien lemah, dikombinasi dengan bakteri yang virulen dan tidak dirawat), bisa terjadi komplikasi yang cukup serius. Bakteri dapat menyebar melalui aliran darah ke organ vital, dan dapat terjadi kondisi yang disebut Angina Ludwig yang menyebabkan pasien kesulitan bernafas, akibatnya dapat berujung kepada kematian, seperti yang dilaporkan pada beberapa kasus. Hal tersebut adalah dampak terburuk, dan belum tentu terjadi pada semua pasien yang mengalami abses periapikal.

Demikian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar