Sukses

Pasca Operasi Caesar dan Keinginan Bersalin Berikutnya Normal

27 Nov 2014, 08:37 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dok, saya mau tanya : 1. 6 bulan yang lalu saya baru habis operasi caesar. Dibulan ke 2 sempat tumbuh bisul di tempat bekas operasinya. Sembuh dan sekarang muncul lagi. Itu kenapa ya dok? Berbahayakah? 2. Apakah saya bisa melahirkan anak ke 2 secara normal dengan jarak 4 tahunsetelah yang pertama melalui caesar? Sebagai info pada saat itu saya demam dan trombosit turun tetapi negaif DB. Kehamilan sudah maasuk waktunya melahirkan. Jd diputuskan caesar dengan pertimbangan mencegah trombositnya semakin turun lagi. Mohob bantuan infonya ya Dok. Thanks

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Bisul merupakan salah satu infeksi akibat bakteri (yang paling sering adalah jenis streptococcus dan staphylococcus). Umumnya bisul dicetuskan oleh kondisi kulit yang kurang terjaga kebersihannya, lembab, atau terdapat gangguan kekebalan tubuh. Untuk mengatasinya, tubuh terutama daerah kulit tempat munculnya bisul harus selalu dijaga kebersihannya. Selain itu bisa juga dengan obat minum atau salep yang mengandung antibiotik yang dapat membunuh kuman dikulit.

Pada umumnya dengan berbagai alasan, wanita lebih memilih untuk melahirkan secara normal. Namun, terdapat kondisi-kondisi khusus yang mengharuskan dilakukan proses persalinan secara caesar demi mempertahankan kesehatan baik janin dan Ibunya. Pasca persalinan caesar, untuk kehamilan berikutnya tidak selalu harus bersalin dengan caesar juga.

Melahirkan normal setelah riwayat caesar secara medis dinamakan sebagai VBAC (Vaginal Birth After C-Section). Jarak persalinan normal dengan riwayat persalinan caesar idealnya adalah 18-24 bulan. Beberapa ahli berpendapat bahwa perencanaan kehamilan hendaknya dilakukan setelah 18 atau 24 bulan untuk alasan keamanan. Angka keberhasilan mencapai 60-80%, semua bergantung pada riwayat operasi caesar sebelumnya dengan risiko utama terjadinya pecah rahim, yaitu terbukanya luka bekas operasi caesar setelah persalinan. Berdasarkan fakta inilah, pemeriksaan kondisi rahim ibu secara menyeluruh sangat penting dilakukan sebelum dilakukan VBAC.

Syarat untuk melakukan VBAC adalah : 

  • Baru mengalami satu kali operasi caesar dan tidak ada riwayat perlukaan rahim lainnya seperti operasi mioma uteri atau tumor jinak otot rahim, dan riwayat ruptura uteri / robeknya rahim
  • Caesar pertama bukan karena indikasi yang akan menetap/berulang, seperti panggul sempit dan riwayat operasi pengangkatan mioma uteri. Misalnya jika riwayat caesar sebelumnya karena posisi anak sungsang, gawat janin atau plasenta previa (ari-ari di bawah) dan hal ini tidak berulang, maka kelahiran normal bisa dilakukan.
  • Jenis jahitan pada operasi caesar sebelumnya bukan model klasik atau longitudinal incision atau jahitan vertikal, tapi insisi transversa rendah (low transverse incision)
  • Panggul tidak sempit
  • Tebal rahim berada dalam batas aman –memiliki 0% risiko terjadinya ruptur uteri-, yaitu 4,5 mm
  • Tidak terjadi komplikasi pada kehamilan.  Persalinan normal setelah operasi caesar tidak disarankan untuk ibu hamil yang memiliki komplikasi kehamilan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi
  • Persalinan timbul terjadi dengan spontan, yaitu kontraksi dan pembukaan serviks terjadi secara spontan.

Konsultasikan kembali hal ini dengan ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Anda karena sayangnya Kami tidak dapat menentukan pilihan terbaik tanpa pemeriksaan fisik secara langsung dan penunjang yang terkait.

 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar