Sukses

Mungkinkah Hamil Dengan Riwayat KET

28 Nov 2014, 10:41 WIB
Wanita, 37 tahun.

Saya seorang ibu dari 2 anak laki- laki. Sktr 2 th lalu, saya pernah menjalani operasi KET. Haid sy sdh lancar dg siklus krng lbh 22 hari. Pertanyaan sy, masih mungkinkah sy hamil lg mengingat sdh 1 th sy lepas KB tp sampai skrng blm ada tanda' itu dan resiko apa yg mungkin sy hadapi jk hamil lg. Trmksh bnyk atas jawabannya.

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kehamilan di luar kandungan dalam dunia medis disebut dengan kehamilan ektopik. Pengobatan dapat dilakukan dengan jalan operasi dan atau dengan obat-obatan. Pemberian obat-obatan dapat dilakukan jika kehamilan ektopik ditemukan pada tahap awal.

Kehamilan ektopik seringkali disebabkan oleh:

  1. Merokok
  2. Kehamilan ektopik sebelumnya
  3. Riwayat infeksi di tuba falopi (salpingitis, PID : Pelvic Inflammatory Disease)
  4. Riwayat operasi pada tuba falopi
  5. Komplikasi dari pecahnya infeksi appendisitis (usus buntu)
  6. Endometriosis

No. 2, 3 dan 4 dapat menyebabkan terciptanya jaringan parut pada saluran tuba falopi sehingga hasil pembuahan tidak dapat berpindah ke rongga rahim dan terjebak di sepanjang saluran. Jadi karena Anda pernah mengalami kehamilan ektopik maka ada kemungkinan pada kehamilan selanjutnya dapat terjadi kehamilan ektopik lagi.

Adalah suatu kewajaran untuk khawatir mengenai masalah kesuburan setelah mengalami kehamilan ektopik. Seseorang yang mengalami kehamilan ektopik bukan berarti tidak dapat mengalami kehamilan normal namun berarti seseorang memiliki kemungkinan untuk mengalami kehamilan ektopik lagi di masa depan. Apabila saluran telur pecah akibat kehamilan ektopik dan diangkat melalui operasi, seorang wanita akan tetap menghasilkan ovum (sel telur) melalui saluran telur sisi sebelahnya namun kemungkinan hamil berkurang sebesar 50 %. Apabila salah satu saluran tuba terganggu (contoh karena perlekatan) maka terdapat kemungkinan saluran tuba yang di sebelahnya mengalami gangguan juga. Hal ini dapat menurunkan angka kehamilan berikutnya dan meningkatkan angka kehamilan ektopik selanjutnya.

Diskusikanlah hal ini dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda, termasuk saat yang tepat untuk memulai kehamilan kembali. Utarakan segala hal yang menjadi kekhawatiran dan kebingungan Anda agar dapat tercapai pemahaman bersama antara Anda, suami dan dokter Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar