Sukses

Haid 2-3 Hari dan Program Hamil Belum Berhasil

05 Feb 2015, 18:04 WIB
Wanita, 34 tahun.

Salam dok, Sya ibu 1 anak..sya berumur 34thn...sya mau nnya dok...apakah haid yang hanya 2-3 hari mmpengaruhi kesuburan? Bru Setahun ini sya haid 2-3 hari n sisa2x flek2 aja slma 2hari...udh 2thn sya program utk anak kedua tpi blm berhasil dok....mohon bantuanx dokter...trims

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Jumlah darah menstruasi yang sedikit dapat dipengaruhi oleh perubahan hormonal. Perubahan tersebut dapat berupa fluktuasi normal. Hal ini juga dapat dipengaruhi keadaan tertentu seperti stress fisik dan emosional atau pun karena pengaruh diet yang kurang bernutrisi. Apakah Anda memiliki keadaan tersebut? Coba Anda perhatikan jumlah dan lama menstruasi pada siklus mendatang.

Sebenarnya lama haid 3-5 hari tidak masalah untuk kesuburan walaupun jumlah darah yang keluar adalah sedikit. Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Jika siklus menstruasi masih dalam kisaran waktu di atas maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.

Jika haid Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumus Penghitungan Masa Subur:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila ingin hamil.

  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan suami dapat segera dianugerahi buah hati.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi dan pengetahuan Anda :

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar