Sukses

Pemeriksaan Pra-Nikah

25 Nov 2014, 12:13 WIB
Pria, 31 tahun.

dear Bpk/Ibu Dokter, saya mau tanya untuk test pra nikah test apa saja yang harus dilakukan? setelah saya browsing ada yang disebut test Torch, apakah test tesebut harus dilakukan semua atau diperbolehkan dipilih salah satu? sebagai informasi, dirumah calon istri saya pelihara kucing. mohon rekomendasi test yang harus dilakukan apa saja terima kasih regards, Ginan F

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Selamat kami ucapkan atas rencana pernikahan Anda, semoga menjadi keluarga yang bahagia dan dikaruniai keturunan yang baik. Banyak yang harus dipersiapkan di dalam pernikahan, di dalam segi kesehatan yang dapat dilakukan adalah memeriksakan kesehatan masing-masing individu dengan pemeriksaan pra nikah. Hal ini tidak wajib dilakukan namun dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah.

Serangkaian pemeriksaan dilakukan untuk menghindari beberapa penyakit dan kelainan, termasuk yang disebabkan oleh penyakit/kelainan bawaan yang bisa diturunkan. Salah satu tujuan  pernikahan adalah menghasilkan keturunan. Selain kesiapan batin, diperlukan juga kesiapan fisik untuk menyambut datangnya keturunan. Calon suami dan istri ada baiknya memeriksakan kesiapan organ reproduksinya, agar proses mendapat keturunan nantinya menjadi lebih lancar.

Pemeriksaan pra nikah meliputi beberapa hal, diantaranya pemeriksaan darah rutin (HB, trombosit, analisa hemoglobin, leukosit), golongan darah dan Rhesus, kencing rutin (urinalisa), hepatitis terutama hepatitis B & C, dan gula darah. Jika seorang perempuan (Reshus negatif) menikah dengan laki-laki (Rhesus positif), bayi pertamanya memiliki kemungkinan untuk ber-Rhesus negatif atau positif. Jika bayi mempunyai Rhesus negatif, tidak ada masalah. Tetapi, jika ia ber-Rhesus positif, masalah mungkin timbul pada kehamilan berikutnya. Bila ternyata kehamilan yang kedua merupakan janin yang ber-Rhesus positif, kehamilan ini berbahaya. Karena antibodi antirhesus dari ibu dapat memasuki sel darah merah janin.

Pemeriksaan pra nikah juga bisa menghindari adanya penularan penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual, seperti sifilis, gonorrhea, HIV, dan penyakit hepatitis.

Apabila wanita yang ingin segera memiliki anak, maka pemeriksaan dengan USG (Ultra Sonografi) bisa melihat apakah seorang perempuan menderita kista, mioma, atau tumor. Jika ada kelainan atau infeksi harus dibersihkan dulu karena bisa menganggu proses kehamilan. Selain itu, pap smear (jika seorang perempuan aktif secara seksual sebelum ini) dan status kekebalan terhadap penyakit (rubella, toksoplasma) perlu juga diperiksakan.

Untuk pria, ada satu lagi pemeriksaan kesehatan pra nikah yang bisa dilakukan, yaitu tes sperma atau sperma analisa (spermiogram). Namun pemeriksaan sperma ini bukan termasuk standar pemeriksaan rutin.

Kami sarankan Anda dan pasangan terlebih dahulu berkonsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan ke dokter spesialis andrologi apabila ingin melakukan pemeriksaan pranikah. Penentuan jenis pemeriksaan pranikah dapat dilakukan setelah berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya.

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, Semoga bermanfaat. 

Salam, 

    0 Komentar

    Belum ada komentar