Sukses

Mengatasi Oligozoospermia

26 Nov 2014, 08:00 WIB
Pria, 37 tahun.

terapi penyembuahan kwalitas sperma kategori oligozoospermia

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Oligozoospermia adalah istilah medis untuk menggambarkan keadaan jumlah sperma yang dihasilkan < 20 juta / ml cairan ejakulat. Normalnya jumlah sperma berkisar antara 20 juta / ml hingga 120 juta / ml.

 

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

  • Kelelahan
  • Tidur yang kurang
  • Kegemukan
  • Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron
  • Varikokel (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
  • Infeksi saluran reproduksi
  • Kelainan kromosom

 

Saat ini sebaiknya, Anda  berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis andrologi untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi Anda. Perlu terlebih dahulu penyebab kondisi ini untuk penanganan yang optimal.

 

Selain dari pengobatan yang sesuai dengan penyebab, kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

  •  Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)

  •  Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria

  •  Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.

  •  Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.

  •  Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.

  •  Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

 

Yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. 

 

Untuk mengetahui sperma sudah bertambah jumlahnya biasanya setelah 3-6 bulan pengobatan, dokter akan memeriksa ulang analisis sperma, dan dibandingkan hasilnya dengan sebelum pengobatan sesuai dengan kondisi Anda. 

Berikut kami lampirkan artikel untuk menambah informasi Anda:

5 Makanan Untuk Sperma Sehat

5 Tips Sperma Sehat

Pria Obesitas, Jumlah Sperma Sedikit

Kunyit Sebabkan Kemandulan pada Pria

Kapan Harus Periksa Sperma?

Terungkap Rahasia Kecepatan Sperma

 

 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (JF)

 

Salam sehat selalu,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar