Sukses

Perubahan Pola Hidup Untuk Menurunkan Kolesterol

24 Nov 2014, 07:36 WIB
Pria, 20 tahun.

dok kmarin ada pemeriksaan gratis di apotik sya coba aja mumpung gratis ehh ternyata hasilnya , ktanaya oksigen ke jantung ama otak kurang dan kolesterol tinggi apa ke tiga penyakit tersebut ada hubunganya dok ? saya sering pusing dan susah bernapas dan rambut saya sering rontok bahkan sering kali lupa . apa solusinya ? mohon bantuanya

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekahwatiran yang Anda rasakan. Namun jenis pemeriksaan apa yang Anda lakukan? Karena dari yang kami ketahui belum ada alat pemeriksaan kadar oksigen ke otak yang dapat dilakukan secara noninvasif di apotik. Terkait kadar kolesterol yang tinggi, izinkan kami menjelaskan berbagai pola hidup untuk mengurangi kadar kolesterol.

Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Kolesterol yang kita butuhkan secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena asupan makanan yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood).

Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke. Karena itu, keadaan dislipidemia sangat penting ditatalaksana.

Faktor risiko dislipidemia adalah

  • Genetik (keturunan)
  • Obesitas
  • Merokok
  • Obat-obatan (kortikosteroid, retinoid, penghambat adrenegik beta dosis tinggi)
  • Kurang olahraga

Pada dasarnya, karena faktor genetik tidak dapat diubah, prinsip penatalaksanaan dislipidemia adalah dengan mengubah gaya hidup, termasuk penurunan berat badan, perubahan pola makan menjadi rendah lemak, serta olahraga, dan stop merokok (maupun berada di sekitar orang yang merokok – menjadi perokok sekunder).

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Terimakasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar