Sukses

Mengatasi Efek Samping Kemoterapi

02 Apr 2015, 23:18 WIB
Wanita, 64 tahun.

Istri sy skt lymphoma getah bening okt 2013 dinyatakan sembuh bulan april 2014 ,okt14 kambuh lagi typemSD 20 Tgl 8 n 10 kemo lagi n nutrisi tgl11n12 .obat minum tdk ada,,bgmn pendapat dokter n bgmn mengurangi effect samping yg cukup berat mual,mulut sakit tdk nafsumakan,sy tunggu opini dokter tks.rencana kemo lagi tgl.28 nov ini.tksh

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Tingkat efek samping kemoterapi bisa berbeda antara pasien yang satu dengan yang lain, tergantung dari ketahanan tubuh masing-masing. Efek kemoterapi sebagai pengobatan kanker yang paling sering terjadi adalah mual-muntah, mielosupresi (menekan produksi darah), kelelahan, rambut rontok dan sariawan. Efek samping terjadi, akibat obat kemoterapi tidak hanya membunuh sel kanker tapi juga sel normal yang ikut membelah cepat. Namun efek samping kemoterapi bersifat sementara, dapat kembali normal setelah kemoterapi selesai.

Berikut hal yang sebaiknya dilakukan saat menjalani kemoterapi:

  • Hindari situasi yang meningkatkan terkena infeksi, seperti orang sakit, orang yang baru vaksinasi, dan keramaian.

  • Untuk mencegah infeksi, biasakan cuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir sebelum makan.

  • Makanlah hanya makan yang telah dimasak matang, dan jika ingin mengkonsumsi sayuran mentah, cucilah lebih bersih dan bilas dengan air matang. Hindari makanan atau minuman yang merangsang mual.

  • Kurangi olah raga berat

  • Makan cukup yang mengandung besi seperti sayur hijau, hati.

Untuk mengurangi gejala sulit BAB, makanlah makanan tinggi serat (perbanyak sayur dan buah). Untuk nyeri perut atau dapat mengkonsumsi obat, namun sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter istri Anda agar dapat dilakukan pemeriksaan, mencari tahu penyebab nyeri perutnya karena efek kemoterapi atau karena sebab lain. Diagnosis suatu penyakit memerlukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik secara langsung, dan pemeriksaan penunjang. Kami memiliki keterbatasan dalam melakukan pemeriksaan fisik, maka dari itu sebaiknya istri Anda diperiksakan ke dokter yang menangani penyakitnya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar