Sukses

Sering Kerokan, Bahayakah?

22 Nov 2014, 10:04 WIB
Wanita, 21 tahun.

mf dok saya mau tanya. knpa ya akhir2 ini saya sering sekali merasakan badan bagian belakang sakit?? trs kalau di kerokan skt nya baru hilang. bahaya gak kl sering kerokan?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kerokan merupakan sebuah terapi pengobatan alternatif untuk gejala masuk angin yang sering diterapkan oleh orang Indonesia. Metode ini biasanya dilakukan dengan menggaruk dan menekan bagian permukaan kulit menggunakan minyak dan benda tumpul seperti uang logam sehingga terbentuk guratan merah pada kulit. Otot-otot yang tegang terasa kendur dan adanya sensasi relaksasi pada kulit.

Bukan hanya itu, prinsip kerokan tak beda jauh dengan akupuntur yang menancapkan jarum dalam tubuh. Kerokan adalah salah satu metode memperlebar pembuluh darah tepi yang menutup (vasokonstriksi) menjadi semakin melebar (vasodilatasi). Prinsip kerokan adalah meningkatkan temperatur dan energi pada tubuh yang dikerok. Peningkatan energi ini dilakukan melalui perangsang kulit tubuh bagian luar. Dengan cara ini, saraf penerima rangsang di otak akan menyampaikan rangsangan yang menimbulkan efek memperbaiki organ pada titik-titik meridian tubuh.

Saat dikerok akan timbul jejak merah di tempat yang dikerok, warna merah ini adalah pertanda pembuluh darah halus (kapiler) di bawah permukaan kulit pecah. Disinilah letak nilai minus kerokan, karena pembuluh darah halus yang pecah tersebut bisa sebagai sarang kuman yang menyebabkan infeksi kulit lokal atau dalam kondisi yang lebih berat kuman dapat terbawa ke aliran pembuluh darah tubuh sehingga menyebabkan infeksi yang lebih berat. Selain itu pada jejak kerokan terdapat lesi/kerusakan kecil pada kulit yang dapat menimbulkan rasa nyeri.

Jadi boleh saja jika Anda ingin dikerok, namun jangan terlalu sering. Karena segala sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik dan dapat menimbulkan bahaya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar