Sukses

Denyut Jantung Tidak Normal

28 Nov 2014, 11:29 WIB
Pria, 34 tahun.

Slmt mlm dok. Sdh 2 thn ini klo saya beraktifitas fisik yg berlebih, dada saya trasa sesak dan leher sperti tercekik disertai sendawa dan buang angin (sesak kadang hilang klo sdh sendawa).Terkadang jantung sy berdetak tidak normal. Sy disarankan dktr jantung mngkonsumsi Cordaron 200 mg 1/2 dosis dan beberapa obat motilium, omeprazole dan lansoprazole. Apakah sakit saya ini GERD atau Gejala Jantung dok...? Saya sdh pernah cek ECHO, treadmil dan EKG pd bln 6 thn 2013, tapi hasilnya normal.Mohon pnjlsannya dok. Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Detak jantung tidak beraturan di dalam dunia kedokteran dikenal dengan aritmia. Aritmia adalah gangguan irama jantung yang dapat mengakibatkan jantung berdetak terlalu cepat (takikardi), terlalu lambat (bradikardi), atau tidak teratur (iregular).

Kebanyakan aritmia tidak berbahaya namun beberapa jenisnya dapat berkomplikasi lebih serius dan mengakibatkan kematian. Apabila jantung mengalami gangguan irama, kemungkinan jantung tidak dapat memompa cukup banyak darah ke jaringan tubuh. Akibatnya sel-sel tubuh termasuk diantaranya adalah otak, ginjal, dan organ lain kekurangan oksigen dan nutrisi.

Dalam dunia medis, kelainan pada jantung banyak sekali bentuk dan jenisnya. Sebaiknya Anda mencari tahu lebih jauh kondisi seperti apa yang dialami oleh  And, agar kami dapat menjelaskan lebih jauh kepada Anda. 

Cordaron memiliki kandungan amiodarone yang biasa diberikan untuk aritmia. Sedangkan omeprazole dan lansoprazole adalah golongan proton pump inhibitor yang merupakan obat untuk penyakit lambung dan GERD (gastroesophageal reflux disease). Anda mengeluhkan gejala dada terasa panas, seperti dicekik, dan sering sendawa. Gejala tersebut khas untuk GERD.

Anda mengatakan hasil EKG Anda normal. Namun seharunya jika Anda mengalami aritmia, gambaran EKG nya juga tidak normal. Mengingat terakhir dilakukan pemeriksaan adalah pada tahun lalu. Kami sarankan agar Anda memeriksan ulang ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Semoga informasi ini berguna bagi Anda dan keluarga, baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

    0 Komentar

    Belum ada komentar