Sukses

Menjelaskan Kemoterapi

04 Mar 2015, 15:54 WIB
Wanita, 27 tahun.

bagaimana menjelaskan definisi kemoterapi tanpa kesan "seram"? karena pasien (usia 47th, female) sudah mengalami pengobatan yang berat.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Pertama anda dapat menjelaskan Pengertian kemoterapi, yaitusuatu metode untuk membunuh atau menghambat perkembangan sel kanker dengan memasukkan zat-zat kimia tertentu ke dalam tubuh penderita kanker. Anda juga perlu menjelaskan Tujuan utama kemoterapi adalah menumpas sel kanker hingga bagian akarnya yang tidak dapat dijangkau oleh pisau bedah. Kemoterapi juga berfungsi sebagai pengontrol sel kanker supaya tidak berkembang biak secara liar. Kemoterapi bermanfaat untuk mengenali sel kanker dan dapat mengahancurkannya secara tuntas.

Kemoterapi pada kanker dapat diaplikasikan melalui beberapa cara, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kemoterapi sebagai terapi utama pada prosedur pengobatan pasien penderita kanker. Hal ini dimaksudkan untuk memberantas sel kanker sehingga benar-benar bersih.
  • Kemoterapi sebagai terapi tambahan biasanya dilakukan pada pasien penderita tumor yang baru saja melakukan pembedahan atau radiasi. Dengan terapi ini diharapkan tumor dapat bersih dan tak bersisa.
  • Kemoterapi sebagai terapi paliatif. Kemoterapi ini dilakukan pada pasien penderita kanker yang sudah memasuki stadium lanjut atau 4B. Pada stadium ini sel kanker telah menyerang beberapa organ penting dalam tubuh. Kemoterapi pada penderita kanker stadium ini dilakukan untuk mengontrol pertumbuhan sel kanker.

Kemoterapi tida bisa langsung diputuskan akan diberikan pada pasien. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan sebelum dapat memberikan keputusan penerapan kemoterapi pada pasien kanker. Pemeriksaan ini diantaranya mencakup fungsi hati dan ginjal.

Beberapa bentuk tindakan kemoterapi diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Melalui tablet atau kapsul. Kemoterapi dengan cara ini paling praktis karean dapat dilakukan penderita sendiri di rumah dengan mengikuti saran dari dokter.
  • Melalui suntikan atau injeksi. Pemberian kemoterapi ini hanya bisa dilakukan olehdokter saja di klinik, rumah sakit, ruang praktek dokter atau jika dimungkinkan dokter bisa datang ke rumah.
  • Melalui infus. Pemberian kemoterapi melalui infus harus dilakukan oleh paramedis yang berpengalaman. Pemberian kemoterapi ini harus dilakukan di rumah sakita atau klinik khusus.

Frekuensi pemberian kemoterapi pada pasien sangat tergantung dari jenis, stadium dan tingkat kanker yang diderita. Oleh karena itu keputusan untuk kemoterapi tidak dapat langsung seketika dikeluarkan oleh dokter, meskipun anda mampu membayar untuk hal ini. Dokter harus tahu secara pasti penyakit yang anda derita tersebut. Ada yang bilang bahwa kemoterapi itu sakit, tentu saja itu benar. Namanya juga tubuh anda dimasukin racun, tentu saja akan bereaksi. Mulai demam, muntah-muntah dan lain-lain.

Meskipun tampaknya menjanjikan, kemoterapi tentu saja tidak memiliki resiko. Ada beberapa efek samping yang dapat membuat banyak pasien membatalkan sesi kemoterapi berikutnya. Ada beberapa pasien yang mengeluhkan efek kemoterapi secara langsung, ada pula yang tidak mengeluhkan efek sampng kemoterapi ini. Ada efek samping yang bersifat ringan, ada pula efek samping yang dianggap berat oleh pasien.

Semua efek samping itu akan bervariasi pada tiap pasien, bergantung pada kondisi tubuh, stadium kanker, jenis dan bentuk pemberian kemoterapi.

Yang paling penting adalah menumbuhkan semangat pasien kemoterapi agar mau menjalani pengobatannya. Bahwa bila tidak diobat, tentunya penyakit dapat bertambah berat. Tentunya dibutuhkan kesabaran baik pada pasien kemoterapi maupun keluarga yang mendampinginya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar