Sukses

Makna Pemeriksaan BHCG

04 Mar 2015, 16:51 WIB
Pria, 31 tahun.

Sore Dok, nama saya yuda. Istri saya cek untuk kehamilan melalui tes darah di prodia lab dan hasil nya : B-HCG <1.200 mIU/mL. Artinya apa yah dok? Apa istri saya hamil. Terima kasih, Yuda.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Tanda tanda kehamilan pada seorang wanita mencakup terlambat menstruasi, payudara membesar, diikuti oleh gejala mudah capai, sering berkemih, mual-muntah, peka terhadap aroma, dan sebagainya.

Namun, tanda dan gejala tersebut tidak akurat sehingga diperlukan pemeriksaan tes kehamilan untuk memastikan apakah seseorang hamil.

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

  • terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaan
  • terdengar bunyi jantung janin pada auskultasi
  • terlihat gambaran janin pada USG atau scanning

Prinsip pemeriksaan tes kehamilan adalah mengukur kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) yang meningkat pada saat kehamilan. Ada 2 macam cara untuk mengukur hormon hCG tersebut yaitu melalui tes urin  (test pack) dan tes darah.

Tes darah harus dilakukan pada laboratorium, dan lebih jarang dilakukan dibandingkan dengan test pack. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi tanda tanda kehamilan lebih awal, yaitu sekitar seminggu setelah terjadi ovulasi. Tes ini lebih akurat namun memberikan hasil yang lebih lama.

  • Kadar hCG kurang dari 5mIU/ml dinyatakan tidak hamil (negatif) jika kadarnya diatas 25mIU/ml kemungkinan positif suatu kehamilan.
  • Kadar hCG diukur / dinyatakan dalam ukuran: milli-international unit per milliliter (mIU/ml).
Secara umum kadarnya akan meningkat 2 kali lipat setiap 72 jam. Kadarnya mencapai puncak saat usia kehamilan mencapai 8 - 11 minggu pertama, selanjutnya akan menurun selama sisa masa kehamilan.

Hasil positif dapat berarti benar hamil, atau dapat juga positif palsu (false positive), yang disebabkan karena:

  • Terdapat darah atau protein dalam urin.
  • Penggunaan obat-obat tertentu seperti obat penenang dan antikejang juga dapat menyebabkan positif palsu.

Hasil negatif berarti tidak hamil, atau dapat juga berarti hamil namun ada beberapa hal yang terjadi, yaitu:

  • Terjadi kesalahan dalam cara pemeriksaan.
  • Test pack sudah kadaluarsa.
  • Pemeriksaan dilakukan terlalu awal
  • Terlalu banyak minum sebelum tes, atau
  • Penggunaan obat-obat tertentu seperti diuretik dan antihistamin.

Bila hasil negatif, namun terdapat kecurigaan ke arah kehamilan, ulanglah pemeriksaan test pack 1 minggu kemudian.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar