Sukses

Gatal Pada Vagina

10 Feb 2015, 14:24 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dokter yang terhormat, saya ingin bertanya. Sudah lebih dari setahun terakhir, daerah kewanitaan saya sering gatal-gatal. Awalnya saya biarkan saja, terkadang saya garuk juga karena tidak tahan. Tetapi sekitar sebulan lalu saya merasa gatal yang tak tertahankan, jadi saya intip bagian dalam daerah kewanitaan saya. Saya melihat ada semacam lendir/cairan putih yang melekat tepat di dekat mulut Miss V saya. Mohon informasinya dok, ada apakah gerangan dengan saya? Mohon bantuannya sekali. Terima kasih sebelumnya.

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah keluhan gatal Anda diikuti dengan keputihan? Gatal pada vagina dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah jamur, parasit, ataupun kutu. Apabila diikuti dengan keputihan yang kental bergumpal-gumpal seperti susu maka kemungkinan jamur, bila dengan keputihan yang berwarna kehijauan maka kemungkinan disebabkan parasit. Bila ada seperti titik darah di celana dalam dan sangat gatal di pubis mungkin disebabkan oleh kutu pada rambut pubis. Namun bisa juga gatal disebabkan karena vagina yang lembab dan kebersihannya kurang terjaga. Gatal pada vagina bukanlah gejala dari penyakit kanker serviks.

Untuk mengatasi keluhan Anda perlu diketahui terlebih dahulu penyebabnya. Oleh karena itu kami sarankan Anda melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis kulit dan kelamin agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung. 

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

1.Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek relaks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.

2.Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.

3.Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.

4.Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.

5.Hindari berbagai produk pembersih, sebab  belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

Berikut kami sertakan artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar