Sukses

Bau Mulut & Gusi Berdarah, Diabetes ?

25 Nov 2014, 22:47 WIB
Pria, 25 tahun.

Apa penyebabx jika bau mulut dan gusi sering berdara apakah faktor diabetes.

drg. Arni Maharani

Dijawab Oleh:

drg. Arni Maharani

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi.

Bau mulut dan kelainan pada gusi seperti radang gusi dan gusi berdarah dapat merupakan manifestasi dari penyakit diabetes. Bau mulut pada penderita diabetes ini mempunyai bau yang khas. Tetapi bau mulut dan gusi berdarah ini juga dapat disebabkan oleh faktor lainnya. Berikut adalah penyebab bau mulut

- Kebersihan mulut yang buruk, sehingga jumlah bakteri sangat banyak dalam mulut dan di permukaan lidah. Tanpa pembersihan mulut yang baik, sisa makanan akan tertinggal dalam mulut dan menjadi lingkungan yang cocok untuk bakteri berkembang biak yang akan menyebabkan bau pada mulut. Selain itu, sisa makanan yang menempel pada gigi, gusi, dan lidah akan menyebabkan gingivitis (radang gusi) dan gigi berlubang, sehingga akan meningkatkan bau mulut dan rasa yang tidak enak di dalam mulut.
- Pembersihan gigi tiruan yang kurang baik .
Gigi tiruan yang tidak dibersihkan dengan baik menyebabkan penumpukan sisa makanan dan bakteri pada permukaan gigi tiruan sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap.
- Penyakit gusi atau jaringan periodontal (jaringan penyangga gigi).
- Penyakit sistemik. Bau mulut dapat merupakan salah satu gejala dari penyakit tertentu, misalnya infeksi saluran pernapasan, gangguan pencernaan, diabetes, atau kelainan pada hati.
- Xerostomia (mulut kering).
Pemakaian beberapa obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mulut menjadi kering, terutama obat-obatan untuk mengatasi depresi dan tekanan darah tinggi. Xerostomia juga dapat disebabkan oleh kelainan pada kelenjar ludah sehingga produksi ludah menurun. Selain itu, kebiasaan bernapas lewat mulut juga dapat menyebabkan mulut cenderung menjadi lebih kering.
- Merokok.

Dan berikut penyebab gusi berdarah

  1. Yang utama adalah kebersihan mulut yang buruk, di mana banyak akumulasi plak di permukaan gigi yang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
  2. Gusi juga menjadi lebih mudah berdarah bila di sekitar leher gigi banyak terdapat kalkulus atau karang gigi.
  3. Adanya perubahan hormonal juga dapat menyebabkan gusi mudah berdarah, namun utamanya terjadi pada wanita, misalnya saat sedang hamil.
  4. Konsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan peradangan gusi, seperti obat anti konvulsan (epilepsi), pain kllers, atau perawatan seperti kemo atau radioterapi
  5. Trauma atau cedera, misalnya penggunaan tusuk gigi yang berlebihan.
  6. Defisiensi/kekurangan zat gizi tertentu seperti vitamin K dan C
  7. Penyakit sistemik, seperti penyakit liver, ginjal, atau diabetes dapat bermanifestasi dalam rongga mulut dalam bentuk gusi berdarah.

Untuk memastikan apakah bau mulut dan gusi berdarah tersebut berkaitan dengan penyakit diabetes maka diperlukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter gigi.

Demikian informasi yang dapat Saya berikan, semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar