Sukses

Ada Benjolan Di Payudara Bolehkah Menyusui

12 Feb 2015, 18:58 WIB
Wanita, 28 tahun.

dok apakah ibu yang baru melahirkan dan dipayudara ada benjolan apakah boleh menyusui?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelumnya ada beberapa hal yang ingin kami tanyakan. Apakah benjolan tersebut menyebabkan demam? Bagaimana warna kulit disekitarnya?apakah ukuran benjolan tersebut tetap atau makin membesar? apakah permukaannya licin atau berbenjol, bertepi rata atau tidak, dapat digerakkan atau melekat pada dasarnya, dan bagaimana konsistensinya apakah keras atau lunak? apakah keluhan tersebut terdapat pada salah satu payudara atau keduanya? apakah benjolan menetap atau hilang timbul? apakah terdapat keluhan lain seperti nyari?

Keluhan Anda yang sedang menyusui dimana pada payudara terdapat benjolan. Pada ibu menyusui, benjolan yang terdapat pada payudara umumnya disebabkan oleh radang kelenjar susu(mastitis) ataupun galaktokel. Selain itu juga bisa disebabkan oleh tumor. Pada radang kelenjar susu(mastitis) dapat memberikan gejala seperti terdapat gumpalan(teraba sebagai benjolan) yang terasa nyeri di payudara, kulit kemerahan, nyeri pada payudara yang disertai dengan keluarnya nanah dan darah dari puting payudara serta demam. Galaktokel adalah kista yang berisi susu yang terjadi pada wanita yang sedang hamil atau menyusui. Kista adalah ruang berisi cairan yang dibatasi sel-sel glandular. Kista terbentuk dari cairan yang berasal dari kelenjar payudara. Seperti kista lainnya, galaktokel tidak bersifat seperti kanker. Biasanya galaktokel tampak rata, benjolan dapat digerakkan, walaupun dapat juga keras dan susah digerakkan. Benjolan tersebut bisa diakibatkan karena sumbatan saluran air susu.

Bila yang terjadi adalah sumbatan saluran air susu yang tidak disertai infeksi, maka lanjutkan menyusui bayi dengan menggunakan payudara kanan dan kiri, selain itu juga memijat payudara secara perlahan-lahan agan air susu tidak menggumpal. Pijat payudara ke arah puting dan memutar. Dapat pula dibantu dengan menggunakan kompres handuk hangat.

Apabila hal tersebut diatas sudah dicoba dilakukan dan makin bertambah sakit atau bertambah bengkak, berarti payudara Anda mengalami Mastitis. Untuk itu biasanya diberi obat antibiotik dan antiradang untuk mengurangi bengkaknya. Dan selama minum antibiotik dianjurkan untuk berhenti menyusui dahulu. Hal ini dapat disebabkan karena adanya luka pada puting atau penggumpalan air susu di payudara karena tidak teratur melakukan massage (pemijatan). 

Setelah tips diatas sudah Anda lakukan tetapi keluhan tidak semakin membaik, kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan adar mendapat terapi yang tepat.

Berikut kami sertakan beberapa artikel beikut ini yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Gejala Kanker Payudara Bukan Hanya Benjolan

Benjolan di Payudara Belum Tentu Kanker

Mastektomi Untuk Cegah Kanker Payudara

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi)

Perempuan, Waspadai Benjolan di Payudara Anda!

5 Langkah Periksa Payudara

Benjolan jinak payudara

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar