Sukses

Nyeri Perut Pada Pusar

25 Feb 2015, 12:47 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok, saya sering mengalami.kesakitan bserta nyilu dbgian bwah prut sya tepatnya pda ari" saat sya konsultsi dg dkter katanya sya trkena infeksi sluran kemih. Apkah itu bnar dok?apa mngkin sya trkna kanker rahim?Bgaimana cra mngatsiny mhon pnjlsannya dok. Trmksih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Penyebab dari sakit perut di bawah pusat dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Karena keluhan tersebut tidak khas untuk suatu penyakit tertentu, diperlukan beberapa informasi tambahan untuk mengetahui penyebab timbulnya keluhan anda, seperti :

Apakah nyeri yang anda rasakan terasa tajam (seperti ditusuk-tusuk), tumpul, atau melilit?
Apakah keluhan nyeri tersebut menjalar ke tempat lain atau tidak?Kemana arah penjalarannya?
Apakah yang menjadi pemicu keluhan nyeri tersebut atau hal-hal yang meringankan keluhan nyeri tersebut?
Adakah keluhan-keluhan lain yang menyertai keluhan nyeri yang anda dirasakan, seperti panas badan, lemah badan, mual, muntah, perut kembung, gangguan BAB (mencret, sulit BAB atau tidak BAB sama sekali), BAB berdarah, nyeri ketika BAK?
Apakah anda sedang mengalami menstruasi saat keluhan timbul? dll.

Secara garis besar, keluhan nyeri pada perut bawah (khususnya dibawah pusar) dapat disebabkan karena:

  • Gangguan saluran pencernaan

 Contoh : sumbatan pada saluran cerna, infeksi saluran cerna, atau keganasan

  • Gangguan sistem reproduksi

Contoh : dysmenorrhea (nyeri ketika menstruasi), hamil, kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim), kista ovarium, endometriosis

  • Gangguan saluran kencing

Contoh : kandung kencing yang terlalu penuh, infeksi kandung kencing, infeksi saluran kencing bagian bawah.

Untuk menentukan penyebabnya dibutuhkan informasi lebih lanjut, dari wawancara medis pemeriksaan fisik maupun Penunjang. Dokter yang memeriksa anda tentunya telah berlaku demikian sebelum menegakkan diagnosis penyebab. Kami sarankan anda kembali berkonsultasi dengan dokter tersebut mengenai kondisi kesehatan anda dan kecurigaan anda terhadap adanya penyakit lain.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.
Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar