Sukses

Sering Migrain

26 Feb 2015, 22:26 WIB
Wanita, 34 tahun.

On behalf istri saya Dok, saya ingin menanyakan syndrom yg dialami istri saya saat kelelahan beraktivitas seringkali mengalami migran dan saat timbul selalu minum panadol merah dan istirahat maka bberapa jam kemudian syndrom tsb "hilang" akan tetapi syndrom ini terjadi berulang2 kali disaat kelelahan, menurut dokter apakah ada kelainan pada sistem saraf? Dan bagaimana penanganan penyembuhan tetapnya dok, terima kasih banyak sebelumnya Kind regards, Andre

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.com

Penyebab migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kakii).

Apabila gejala tersebut ada beberapa saat muncui sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul.

Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan istri Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  • Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju,red wine)
  • Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan China dan Meksiko
  • Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)
  • Makanan yang difermentasi
  • Alkohol (red wine)
  • Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

Kami menyarankan istri Anda untuk berobat ke dokter spesialis saraf untuk memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah berbahaya atau tidak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 
Salam,
Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar