Sukses

Tetap Rabun Setelah Operasi Katarak

03 Apr 2015, 23:23 WIB
Pria, 30 tahun.

Dok,mata suami saya penglihatannya rabun dan bergaris2. Katanya katarak dan sdh dioperasi 1thn lalu tp jg tdk ada perubahan. Jd apa masalh sebnrnya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat penambahan cairan di lensa, pemecahan protein lensa, atau kedua-duanya.

Katarak merupakan penyebab kebutaan utama yang dapat diobati di dunia pada saat ini. Sebagian besar katarak timbul pada usia tua sebagai akibat pajanan terus menerus terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh lainnya seperti merokok, radiasi ultraviolet, dan peningkatan kadar gula darah. Katarak ini disebut sebagai katarak senilis (katarak terkait usia). Sejumlah kecil berhubungan dengan penyakit mata (glaukoma, ablasi, retinitis pigmentosa, trauma, uveitis, miopia tinggi, pengobatan tetes mata steroid, tumor intraokular) atau penyakit sistemik spesifik (diabetes, galaktosemia, hipokalsemia, steroid atau klorpromazin sistemik, rubela kongenital, distrofi miotonik, dermatitis atopik, sindrom Down, katarak turunan, radiasi sinar X).

Pasien dengan katarak mengeluh penglihatan seperti berasap dan tajam penglihatan menurun. Secara umum, penurunan tajam penglihatan berhubungan langsung dengan kepadatan katarak.

Satu-satunya terapi untuk pasien katarak adalah bedah katarak dimana lensa diangkat dari mata (ekstraksi lensa) dengan prosedur intrakapsular atau ekstrakapsular 

Katarak biasanya berkembang lambat selama beberapa tahun .  Apabila diperlukan pembedahan maka pengangkatan lensa akan memperbaiki ketajaman penglihatan pada >90% kasus. Sisanya mungkin telah mengalami kerusakan retina atau mengalami penyulit pasca bedah serius misalnya glaukoma, ablasio retina, atau infeksi yang mengambat pemulihan daya pandang. Adanya lensa intraokular dan lensa kontak kornea menyebabkan penyesuaian penglihatan setelah operasi katarak menjadi lebih mudah dibandingkan sewaktu hanya tersedia kacamata katarak yang tebal. 

Terdapat banyak penyebab kerusakan saraf mata  (retina), dapat akibat penyakit diabetes (retinopati diabetikum), hipertensi (retinopati hipertensif), ablasio retina, degenerasi makula dan lain sebagainya. Penangannya berganntung dari penyebab kerusakan retina. Perubahan pola hidup dengan mengurangi makanan berlemak dan tinggi kolesterol dapat dilakukan. Konsumsi buah seperti wortel dan buah-buahan lain yang mengandung Vit A tidak dapat mengobati tetapi dapat dikonsumsi untuk mengurangi progresifitas. Memang jika sudah mengenai syaraf mata, untuk kembali normalnya penglihatan seperti sebelumnya cukup sulit. Tetapi suami Anda dapat menceegah perburukan saraf mata. Kami sarankan Anda berkonsultasi ke dokter spesialis mata sub spesialis retina untuk menangani kondisi suami Anda.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar