Sukses

Gemar Konsumsi Mie

08 Feb 2015, 01:42 WIB
Wanita, 30 tahun.

Anak sy lbh suka makan mie.seberapa besar dampak mie u/kesehatan anak sy.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Pada dasarnya mie memilki bahan dasar tepung terigu (gandum) yang termasuk di dalam golongan karbohidrat sehingga bisa menggantikan nasi. Jadi sebagai sumber tenaga, mi merupakan salah satu sumber yang cukup baik.

Namun yang kurang dari mie adalah kandungan seratnya yang sama sekali tidak ada. Makanan berserat tentu jauh lebih baik bagi anak karena makanan yang tidak berserat akan diserap dan dijadikan lemak sehingga memudahkan seseorang menjadi obesitas. Obesitas sendiri dapat merembet ke berbagai penyakit seperti sumbatan pada jantung dan penyakit diabetes melitus.

Yang lebih perlu diwaspadai adalah kandungan MSG yang terdapat di dalam bumbu-bumbu mie. MSG banyak mengandung bumbu pengawet yang dapat menyebabkan alergi dan keracunan. Jadi seperti yang sudah ibu lakukan selama ini, alangkah lebih baiknya apabila membuat mie dengan menggunakan bumbu yang dibikin sendiri.

Karena kandunganya yang sebagian besar adalah karbohidrat, maka disarankan untuk memasak mie dengan menambahkan berbagai penganan lain di dalamnya sebagai sumber serat (wortel, kol, sawi), dan protein (telur, udang, ayam). Telur sendiri memang merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk pertumbuhan anak. Namun perlu diingat bahwa kuning telur mengandung kolesterol yang cukup tinggi dan berperan di dalam pembentukan sumbatan di jantung. Telur baik untuk dikonsumsi asalkan tidak terlalu sering (3-4x/minggu).

Mungkin ibu juga dapat melihat pola makan di rumah seperti apa, apabila di rumah ibu mie instant merupakan makanan yang sering dikonsumsi, maka mungkin saja anak melihat tingkah laku orang dewasa. Anak tentunya akan protes apabila ayahnya boleh bebas makan mie dan dia dilarang. Secara perlahan-lahan tanamkan pengertian untuknya untuk merubah pola makan menjadi lebih variatif. Di dalam hal ini tentu saja diperlukan keterampilan tangan ibu untuk mengolah makanan dan membuatnya semenarik mungkin agar anak mau makan.

Sekian jawaban dari saya, semoga membantu.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter.

0 Komentar

Belum ada komentar