Sukses

Astenozoospermia dan Inseminasi Buatan

05 Dec 2014, 12:28 WIB
Wanita, 33 tahun.

Siang dok, mhn saran. Kami sdh menikah 2 thn dn blm pny momongan, sy(33 thn) dn suami (42) sdh cek, hsl HSG sy normal dn suami asthenozospermia (sdng konsumsi obat dr dktr). Bgmn persentasi peningkatan kwlitas sprma stlh mkn obat? Apa fktor pmberhasil inseminasi? Brp persentasi berhasilnya? Bgmn prosesny? Brp kisaran biayanya? Mhn dibantu dok, teimakasih

 Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

Asthenozoopermia yaitu dari semua sperma yang ada, yang pergerakannya normal (gerak lurus cepat atau gerak lurus lambat) kurang dari 40%. 

Ada hal yang bisa suami Anda lakukan yaitu dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

  • Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)
  • Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria
  • Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.
  • Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.
  • Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.
  • Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Selain itu yang dapat suami anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat diketahui penyebabnya serta diobati sesuai dengan penyebabnya.

 

Inseminasi buatan / bayi tabung

Kami akan mencoba menjelaskan sedikit mengenai program inseminasi buatan/bayi tabung.Inseminasi buatan adalah proses peletakkan sperma ke saluran reproduksi wanita dengan menggunakan cara buatan. Proses yang dijalani dimulai dengan meletakkan sperma segar atau sperma yang telah dibekukan (sperma normal baik bentuk maupun pergerakannya) ke dalam serviks (leher rahim) atau yang disebut dengan Intracervical Insemination (ICI)) atau  di dalam rahim wanita  atau disebut Intrauterine Insemination (IUI). Angka keberhasilan inseminasi buatan ini tergantung pada beberapa hal, yaitu :

  • Usia wanita
  • Kualitas sel telur
  • Kualitas sel sperma
  • Ada atau tidaknya endometriosis yang parah
  • Adanya kerusakan saluran tuba

Pasangan yang melakukan inseminasi memiliki kemungkinan berhasil sekitar 5-20% setiap siklusnya. Persentase keberhasilan dapat ditingkatkan apabila dikombinasikan dengan terapi hormonal sebelumnya. Inseminasi buatan ini memang tidak selalu berhasil untuk setiap pasangan. Beberapa pasangan mungkin membutuhkan beberapa kali mencoba baru terjadi kehamilan. Umumnya inseminasi buatan dilakukan sebanyak 3 kali sebelum terjadinya kehamilan atau beralih ke terapi lainnya. Jika inseminasi buatan telah berhasil maka akan segera terlihat tanda-tanda kehamilan dalam beberapa minggu.

Untuk melakukan program inseminasi buatan maka diperlukan beberapa persyaratan seperti: harus dilakukan oleh pasangan menikah yang sah yang telah menikah 1 tahun lebih. Pada pasangan suami istri akan dilakukan pemeriksaan kesuburan menyangkut kondisi sel telur, sel sperma dan juga saluran reproduksi wanita. Jika semua berjalan dengan baik maka tidak ada dampak buruk yang dapat dialami oleh wanita. .

Untuk ikut serta dalam program inseminasi buatan, Anda dan pasangan perlu menghubungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan serta terlebih dahulu menjalani konseling mengenai program ini.Mengenai biaya silahkan anda tanyakan langsung dengan rumah sakit/klinik/dokter yang anda tuju untuk melakukan program bayi tabung.

Mengenai biaya inseminasi buatan kami tidak dapat memberikan informasi tersebut karena biaya dapat berbeda-beda di setiap RS. Sebaiknya Anda menanyakan langsung kepada pihak RS terkait yang Anda maksud masalah biaya.

 

 

Berikut kami sertakan artikel:

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam, 

    0 Komentar

    Belum ada komentar