Sukses

Hipokalemia

06 Feb 2015, 12:52 WIB
Wanita, 50 tahun.

Dear Dokter... Mohon informasi apakah penyakit yang dinamakan hypokalium itu ? seberapa berbahayakah dan bagaimana pengobatannya ? Terima kasih sebelumnya.

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Hipokalemia bukan penyakit tetapi merupakan suatu kondisi. Hipokalemia merupakan istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan kondisi rendahnya konsentrasi kalium dalam darah. Normalnya kadar kalium dalam darah adalah 3,5-5,0 mEq/liter. Asupan kalium seharinya dapat mencapai 70-100 mEq (270-390 mg/dl) dan kelebihannya akan dibuang oleh ginjal bersama urin. Pada kondisi tertentu, tubuh dapat mengeluarkan kalium secara berlebihan baik melalui saluran kemih (kelainan ginjal, leukemia), saluran pencernaan (diare, muntah, penggunaan pencahar, dsb), hingga efek samping pengobatan (diuretik, steroid, dsb) menyebabkan penurunan kadar kalium dalam darah yang disebut hipokalemia. Adapun kurangnya asupan kalium saja jarang menyebabkan timbulnya kondisi hipokalemia ini.

Hipokalemia dapat diatasi sesuai dengan penyebabnya. Mungkin yang menjadi masalah dalam kasus Anda adalah pencarian penyebab dari hipokalemia yang sementara ini masih belum diketahui. Sebaiknya Anda mengkonsultasikan langsung ke dokter spesialis penyakit dalam untuk mencari tahu apa penyebab dari hipokalemia yang Anda alami sekarang.Untuk penanganan hipokalemia yang tidak terlalu parah dapat dengan pemberian suplemen kalium per oral atau dengan mengkonsumsi buah yang banyak mengandung kalium seperti pisang.Tetapi jika keadaan hipokalemia ayng terjadi cukup parah maka perlu pemberian kalium intravena dan penanganan di rumah sakit.

Kram pada otot dapat terjadi karena beberapa hal, diantaranya seperti Gangguan aliran darah atau kurang lancarnya aliran darah yang dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya adalah posisi tidur yang menekan pembuluh darah di kaki terlalu lama (posisi kaki terlipat ketika sedang tidur atau posisi bersila,Kurangnya asupan kalsium dan potassium. Kalsium berperan untuk kontraksi otot sedangkan potassium atau kalium berperan di dalam relaksasi otot. Apabila kekurangan 2 jenis elektrolit ini maka proses kontraksi-relaksasi otot tidak akan berjalan lancar,Kelelahan dan dehidrasi (kekurangan cairan),dsb.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar