Sukses

Penanganan Hiperhidrosis

17 Nov 2014, 15:58 WIB
Pria, 20 tahun.

maaf dok.. mau nanya,tentang telapak tangan saya kenapa sering keringetan ya? itu sakit apa dan obatnya apa? terima kasih sebelumnya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kondisi telapak tangan dan kaki yang selalu berkeringat dalam dunia medis disebut sebagai hiperhidrosis, hiperaktifitas kelenjar keringat yang dapat dipicu oleh beberapa hal. Selain di bagian tubuh yang Anda keluhkan, kondisi ini juga menyerang ketiak dan biasa diturunkan dalam keluarga.

Hiperhidrosis sendiri terbagi atas 3 yaitu :

  1. Hiperhidrosis fokal primer yaitu kondisi dimana keringat berlebih terjadi pada area tertentu dari tubuh (fokal) di kedua sisi tubuh (umumnya). Lokasi yang sering adalah telapak tangan dan kaki, lengan, kepala, dan wajah

  2. Hiperhidrosis idiopatik generalisasi yaitu kondisi dimana seluruh area tubuh mengeluarkan keringat berlebih

  3. Hiperhidrosis sekunder generalisasi yaitu kondisi keringat berlebih yang dipengaruhi oleh penyakit lain atau kondisi lain seperti menopause, hipertiroid, diabetes melitus (neuropati perifer), atau stroke. Obat-obatan seperti antihipertensi dan antidepresi juga dapat menyebabkan hiperhidrosis. Keringat berlebih juga melibatkan area yang luas di tubuh dan dapat muncul ketika tidur.

Menurut American Academy of Dermatology, Hiperhidrosis diterapi dengan beberapa cara yaitu :

  1. Antiperspirant yang mengandung alumunium klorida heksahidrat, glutaraldehid, formaldehid, dengan kadar tinggi (15%) dengan cara dioleskan di malam hari pada kulit yang kering, daerah berambut (ketiak), dan dicuci di pagi hari. Penutupan daerah yang diberikan antiperspirant dengan plastik juga dapat dilakuakani

  2. Teknik Iontophoresis, umum dilakukan pada hiperhidrosis telapak tangan dan kaki. Tangan diletakkan di dalam larutan berisi elektrolit dengan elektrik kadar rendah. Dapat efektif untuk kasus ringan

  3. Suntikan Botulinum tipe A. Suntikan ini diberikan di daerah ketiak, telapak tangan dan kaki untuk mengurangi jumlah keringat. Botulinum akan memblok pengeluaran dari neurotransmiter (asetilkolin) dan merupakan terapi yang efektif selama 4-8 bulan. Suntikan ulang perlu dilakukan lagi di kemudian hari

  4. Obat oral. Obat jenis glycopyrrolate dan propantheline bromide berfungsi mencegah terstimulasinya kelenjar keringat. Mereka memblok reseptor kolinergik. Beta bloker juga dapat digunakan untuk terapi keringat berlebih yang terjadi karena stres. Namun obat-obatan ini memiliki efek samping sehingga harus dipertimbangkan risk and benefit

  5. Operasi. Hal ini dilakukan pada hiperhidrosis berat yang gagal dengan pengobatan lainnya. Operasinya dinamakan Endoscopic Thoracic Sympathectomy(ETS). Operasi hanya dilakukan bila cara konvensional tidak berhasil.

Kami sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk mengetahui diagnosa dan tata laksana yang paling tepat.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar