Sukses

Benjolan Vagina

18 Nov 2014, 15:27 WIB
Wanita, 24 tahun.

dok, mau tanya, saya wanita usia 24 tahun yang saat ini sedang mengalami menstruasi. yang mau saya tanyakan, di vagina saya muncul satu betol/ruam yg ukurannya lumayan besar (lebih besar daripada bentol biasa), ketika saya raba bentolnya agak keras, tidak muncul sakit tapi ketika saya tekan bentolnya baru terasa ngilu. kira-kira tanda penyakit apakah ini?? saya juga ganti pembalut yg sebelumnya memakai kot*x, kali ini memakai lauri*r.. apakah ada hubungannya dengan penggantian pembalut ini? untuk langkah pertama dan selanjutnya apa yang harus saya lakukan dok? terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelumnya perlu dijelaskan terlebih dahulu seberapa besar benjolan tersebut? Apakah benjolan tersebut lunak, kenyal, atau keras?

Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Dalam dunia medis, semua benjolan disebut tumor. Secara garis besar benjolan (tumor) dibedakan menjadi tumor jinak atau ganas. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:

  1. Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat.
  2. Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
  3. Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
  4. Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
  5. Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin.

Untuk mengetahui benjolan itu berbahaya atau tidak, diperlukan pemeriksaan ke dokter. Dari pemeriksaan fisik, Dokter akan dapat menduga benjolan tersebut ganas atau tidak, namun untuk mengetahui secara pasti, maka benjolan tersebut harus diangkat dan diperiksa di bawah mikroskop (histopatologi). Saran kami adalah Anda dapat memeriksakan diri ke dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan).

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar