Sukses

Kondiloma dan Kehamilan

19 Nov 2014, 15:29 WIB
Wanita, 23 tahun.

Saya lg hamil 32 mggu anak pertama, tpi sma mengalami penyakit kandiloma tpi msh berbntuk butir2 kcl dok. Apakah saya bsa melahirkan secara normal? Dlu saya sdh pernah di cauter.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kutil kelamin yang Anda maksud mungkin adalah kondiloma akuminata. Kondiloma akuminata merupakan salah satu Penyakit Menular Seksual (PMS) yang terjadi pada pada daerah kelamin, daerah anus (dubur), di dalam vagina, serviks (leher rahim), dan uretra pria. Kondiloma ini disebabkan oleh infeksi subtipe Human Papillomavirus (HPV) yang menyebar melalui kontak langsung kulit-ke-kulit melalui oral, genital, atau anal seks dengan pasangan yang terinfeksi. Apabila Anda memiliki kondiloma, khususnya yang bersa, disarankan untuk melahirkan secara sesar utnuk mencegah penularan terhadap anak, namun hal ini tentu memerlukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu oleh dokter kandungan Anda. Banyak pertimbangan dalam menentukan metode kehamilan.

Kondiloma ini mudah berkembang biak dalam lingkungan yang lembab di area kelamin dan mudah eksaserbasi (kambuh) di kala hamil dan pada pasien dengan gangguan kekebalan tubuh (contoh : HIV). Apabila sebelumnya Anda atau pasangan memang memiliki kondiloma ini, maka mungkin saja penyakit ini kambuh di kala Anda hamil.

Terapi untuk kondiloma terbagi atas 3 kategori, yaitu preparat topikal yang dioleskan dan menghancurkan jaringan kondiloma, metode operasi atau laser yang mengangkat kondiloma, dan pendekatan biologis yang mencoba mengatasi penyebab dasar yaitu virus tersebut. FDA telah menyetujui cairan podofilin atau krim 5-fluorouracil untuk terapi topikal  kondiloma. Namun wanita hamil tidak dianjurkan menggunakan aplikasi topikal karena dapat menyebabkan kecacatan pada janin. Karena hal tersebut maka dokter kebidanan Anda yang pertama menganjurkan untuk terapi laser.

Diagnosis banding yang dapat dipikirkan untuk penyebab lain dari kondiloma diantaranya adalah herpes simpleks, moluskum kontangiosum, dan beberapa penyakit lain. Seperti juga jawaban kami sebelumnya, kemungkinan lain pun dapat berupa peradangan pada kelenjar atau sumbatan pada kelenjar.

Jarang sekali kondiloma maupun moluskum dapat ditularkan melalui air. Pada umumnya ditularkan melalui kontak kulit langsung melalui hubungan seksual. Mungkin sebaiknya Anda mencari pendapat dari dokter spesialis kulit dan kelamin karena di bidang penyakit kelamin, mereka lebih memiliki kompetensi dibandingkan DSOG.

Sulit bagi kami menentukan apa penyebabnya tanpa melihat secara langsung kelainan yang ada pada Anda. Kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Redaksi Klikdokter.

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar