Sukses

Belum BAB Sejak Lahir

01 Apr 2015, 17:41 WIB
Pria, 0 tahun.

Hallo dokter, anak saya lahir tanggal 10 november, sejak tangggal 12 sampai sekaramg tdk bisa buang air besar tetapi bisa buang angin. Apakah itu normal?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Pada anak-anak, sulit buang air besar atau konstipasi diartikan sebagai buang air besar yang jarang (kurang dari 3 kali dalam seminggu), buang air besar yang menyebabkan rasa sakit, atau kedua-duanya yang telah terjadi selama 2 minggu lebih.

Kondisi yang dapat terjadi dan perlu Anda waspadai jika anak Anda mengalami sulit buang air besar, adalah;

  1. Pada bayi baru lahir hingga usia 4-6 bulan, tidak mengeluarkan kotoran dan kesulitan untuk buang air besar dapat merupakan suatu pertandan adanya penyakit Hirschprung. Pada penyakit ini usus besar tidak dapat bergerak karena tidak adanya sel-sel saraf pada suatu bagian tertentu usus besar.
  2. Pada bayi usia sampai 1 tahun, konstipasi dapat disebabkan karena perubahan makanan, seperti perubahan dari ASI ke susu formula, penambahan MPASI dan perkenalan terhadap makanan yang lebih padat).
  3. Pada anak usia 1-3 tahun, sulit buang air besar dapat disebabkan karena kurangnya asupan cairan, belum terbentuknya kebiasaan untuk buang air besar yang teratur dan adanya gangguan pada daerah bokong seperti penyakit ruam popok.
  4. Pada anak usia sekolah, konstipasi dapat disebabkan karena perubahan pola buang air besar. Anak yang sudah mulai sekolah biasanya enggan untuk buang air besar di sekolah sehingga cenderung menahan buang air besar yang mengakibatkan kotoran menjadi semakin keras dan semakin sulit untuk dikeluarkan. Selain itu, makanan rendah serat juga berperan menyebabkan kesulitan buang air besar.

Penanganan sulit buang air besar pada anak-anak perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Bila konstipasi tidak disebabkan karena suatu masalah kesehatan yang serius, maka orang tua dapat mencoba beberapa hal berikut:

  1. Memberikan makanan-makanan tinggi serat untuk anak-anak seperti gandum, buah, dan sayur.
  2. Meningkatkan asupan cairan bagi anak.
  3. Menghindari konsumsi susu sapi dan produk susu sapi (keju, es krim). Konstipasi dapat diperparah karena proses mencerna protein susu sapi.
  4. Hindari penggunaan obat pencahar, suplemen serat dan pelunak kotoran secara berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan pada kerja saluran cerna. Gunakan obat-obatan ini hanya dengan konsultasi dan pengawasan dokter.

Namun akan lebih baik jika anda terlebih dahulu memeriksakan anak anda kepada dokter terdekat, agar penanganannya dapat disesuaikan dengan penyebabnya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar