Sukses

Dismenorea dan Gangguan Menstruasi

19 Nov 2014, 08:14 WIB
Wanita, 17 tahun.

Saya sudah 3bulan tidak haid tp suka flek dan desminor saya sudah cek ke dokter dan kata dokternya tdk ada apa2 , trs saya hrs bagaimana?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Siklus menstruasi normal memang berlangsung selama 21-35 hari. Biasanya 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Adapun gangguan siklus menstruasi umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dan lain sebagainya.

Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari.

Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenorea, yaitu :

  • Dismenorea primer

Dismenorea tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin

  • Dismenorea sekunder

Biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenorea ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan, dan lain sebagainya.

Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:

  • Endometriosis

Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.

  • Penyakit Radang Panggul

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.

  • Stenosis Serviks

Penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.

  • Tumor (fibroids)

Perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer seperti yang Anda keluhkan maka tidak akan ada masalah. Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri yang dijual bebas (parasetamol atau ibuprofen) karena termasuk aman dan dapat membantu Anda mengatasi rasa nyeri yang tidak tertahankan. 

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Secara umum, setiap darah yang keluar dari tubuh akan mengalami proses penggumpalan. Namun yang perlu Anda waspadai adalah apabila perdarahan yang Anda alami banyak dan tidak berhenti.

Faktor yang melatarbelakangi gangguan siklus menstruasi adalah gangguan hormonal atau gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk menjalani pemeriksaan fisik dan USG kandungan.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar